Belanda, Gontornews–Berpuasa di Belanda tentu berbeda dengan Indonesia. Jika umat Islam di Indonesia durasi berpuasa setiap tahunnya hampir sama antara 13 – 14 jam, Muslim di Belanda berpuasa dengan durasi sekitar 18 jam.
Adalah Pieter Willem den Rooijen, salah seorang Muslim asal Belanda, mengungkapkan bahwa tahun ini ia berpuasa hingga 18 jam lamanya.
“Kami mulai (berpuasa) kemarin dan akan berakhir mungkin 15 Juni. Hari ini fajar jam 03.17 dan Maghrib 21.34. Sangat cepat, 18 jam lebih sedikit,”ungkap Pieter Willem den Rooijen saat dihubungi Gontornews via WhatsApp, Jumat (18/5/2018).
Lebih lanjut Pieter menjelaskan, berpuasa di Belanda paling lama selalu berpapasan dengan bulan Juni. “Paling lama selalu 21 Juni. Ini adalah hari terpanjang. Waktu fajar jam 3.11 dan Maghrib 22.04. Isya jam 0.08. Maka puasa hampir 19 jam,” imbuhnya.
Selain itu perbedaan mencolok antara puasa di Indonesia dengan di Belanda adalah kehidupan masyarakatnya. Jika di Indonesia adalah mayoritas Muslim yang kebanyakan berpuasa ketika bulan Ramadhan, di negeri kincir angin itu, agama Islam merupakan agama minoritas dan berpuasa merupakan hal yang asing di sana.
Meski begitu mereka tetap saling menghargai. Hal itu pun dirasakan oleh Pieter, yang menjalankan ibadah Ramadhan di tempat kerjanya. “Di kantor, saya satu-satunya yang Muslim. Mereka menghormatinya. Saat istirahat (orang lain) makan siang, saya sendirian. Saya mendengarkan al-Qur’an dan membacanya sedikit,” tuturnya. [Muhammad Khaerul Muttaqien]





















