Selangor, Gontornews — Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan pengabdian ke Institut Pendidikan Guru (IPG) Malaysia Kampus Pendidikan Islam pada Senin (22/7/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dan kerjasama antara kedua institusi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat yang mengangkat tema “Integrasi Budaya dan Cerita Rakyat dalam Pembelajaran Bahasa Arab”.
Dipimpin oleh Prof Dr Mohamad Zaka Al Farisi, M.Hum, Prodi PBA UPI bersama dengan IPG Malaysia membahas penggunaan folklor Nusantara dalam pengajaran bahasa Arab. Diskusi terpumpun (FGD) menekankan pentingnya memanfaatkan folklor untuk membuat pembelajaran bahasa Arab lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Al Farisi menyatakan, “Integrasi budaya dalam pembelajaran bahasa dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan membuat proses belajar mengajar menjadi lebih kontekstual dan relevan.”
Model pembelajaran berbasis folklor ini dianggap efektif karena dapat menarik minat siswa dan menghubungkannya dengan warisan budaya mereka. Cerita-cerita yang disajikan dalam pembelajaran bahasa Arab memberikan konteks yang kaya dan relevan, sehingga siswa lebih mudah memahami dan mengapresiasi bahasa dan budaya tersebut.
Antusiasme dan Partisipasi Aktif Peserta
Acara FGD berlangsung dengan penuh antusias dan partisipasi aktif dari kedua belah pihak terlihat dari banyakya peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan serta saran terkait tema diskusi. Para peserta tidak hanya mendengarkan presentasi, tetapi juga terlibat dalam diskusi interaktif yang kaya ide dan wawasan. Mereka berdiskusi tentang cerita-cerita rakyat dari Indonesia dan Malaysia dapat diadaptasi menjadi bahan ajar yang efektif dalam pembelajaran bahasa Arab. Tidak hanya itu, mereka juga berbagi metode dan pendekatan inovatif yang telah digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan minat siswa dalam belajar bahasa Arab.
Hasil dan Harapan
Hasil dari kegiatan ini menginspirasi tim Prodi PBA UPI untuk mengadaptasi metode serupa dengan cerita-cerita dari Malaysia. FGD juga menghasilkan berbagai ide inovatif yang dapat diterapkan dalam pengembangan materi pembelajaran bahasa Arab berbasis budaya dan cerita rakyat. “Kami optimis bahwa pendekatan berbasis budaya ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pembelajaran bahasa Arab. Kami juga berharap dapat terus mengadakan kegiatan serupa untuk memperkuat kerjasama internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan antara Prodi PBA UPI dan IPG Malaysia tetapi juga membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut dalam pengembangan materi pembelajaran bahasa Arab berbasis budaya dan cerita rakyat. Kedua institusi berkomitmen untuk terus menjalin kerjasama yang konstruktif demi peningkatan kualitas pendidikan di kedua negara.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para dosen dan mahasiswa untuk belajar dan memahami pendekatan pembelajaran yang berbeda. Melalui pertukaran ide dan pengalaman, diharapkan mereka dapat menerapkan teknik-teknik baru dalam pengajaran mereka sendiri, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Arab di Indonesia.
Kegiatan ini menandai langkah awal dari kerjasama yang lebih luas antara UPI dan IPG Malaysia dalam bidang pendidikan bahasa Arab. Dengan dukungan dari kedua institusi, diharapkan dapat tercipta bahan ajar yang inovatif dan efektif yang dapat digunakan oleh para pengajar bahasa Arab di seluruh Indonesia dan Malaysia. [] Mia Nurmala, Dosen Prodi PBA FPBS UPI



















