Depok, Gontornews — “Menanamkan aqidah yang kuat kepada anak sejak kecil adalah hal yang sangat penting,” terang Kak Eka Wardhana, penulis lebih dari 490 judul buku anak. Orangtua pun tidak perlu kesulitan menerapkannya karena hal itu bisa dilakukan lewat keteladanan atau bercerita kisah-kisah Islami.
Dalam hal ini, orangtua bisa memanfaatkan usia emas anak dengan potensi imajinasi yang besar yang dimiliki setiap anak. Caranya yakni dengan mendongeng atau bercerita.
“Nah, mendongeng atau bercerita bisa diibaratkan bagaikan pohon, dimana imajinasi sebagai tanahnya dan aqidah adalah buahnya,” jelas pendongeng sekaligus founder dan owner PT Rumah Pensil Publisher itu kepada Gontornews.com dalam Kuliah WhatsApp Parenting Rumah Pensil.
Anak-anak di usia keemasan yakni 0-5 tahun, pada setiap tahapan tumbuh kembangnya, daya imajinasi mereka akan terus berkembang. Contohnya pada usia 3 tahun anak mulai menyerap kosa kata baru dan bercerita membantu anak bersikap ramah dan lebih sering mengucap kata “iya”.
Pada usia 4-4,5 tahun, bercerita mampu membantu menjawab rasa ingin tahu anak terhadap segala hal. “Di usia tersebut, bercerita juga sekaligus memanfaatkan imajinasi anak untuk menanamkan aqidah tentang Allah SWT, malaikat, rasul, akhirat, dan lainnya,” tambah Kak Eka, animator dan penulis lagu anak itu.
Sebaiknya di usia ini orangtua juga bisa selalu menanamkan sifat-sifat Allah yang Maha Baik, Maha Kuat, Maha Penyayang, dan masih banyak lagi. Tujuannya, lagi-lagi agar anak bisa segera mengenal siapa penciptanya dan mulai bisa menanamkan rasa cintanya kepada Sang Khaliq pencipta semesta alam ini. <Edithya MIranti>


















