Jakarta, Gontornews — Pemerintah Indonesia menegaskan akan membantu penyelesaian isu repatriasi etnis Rohingya di Rakhine. Terbaru, Indonesia menyerahkan bantuan hibah kepada Myanmar yang disalurkan melalui Sekretariat ASEAN sebesar 7,5 Miilar Rupiah.
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menyebut Presiden Jokowi mendorong peningkatan upaya repatriasi pengungsi Rohingya dari Bangladesh ke Myanmar.
“Presiden Joko Widodo pada KTT Asean ke-35 bulan November lalu telah menegaskan kesiapan Indonesia untuk mendukung penyelesaian isu Rakhine State. Selain itu, Presiden juga menegaskan perlunya ada kemajuan adalam persiapan repatriasi,” ungkap Menlu Retno Marsudi sebagaimana dilansir laman Kemlu.go.id.
“Sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian tersebut. Pemerintah Republik Indonesia akan memberikan bantuan sejumlah 7,5 Miliar Rupiah kepada Pemeirntah Myanmar yang disalurkan serta dikelola oleh ASEAN Seceratriat melalui Ad-Hoc Support Team,” tambah Menlu Retno merujuk pada komitmen Indonesia untuk mendukung Adhoc Support Team yang bertujuan untuk memfasilitasi repatriasi pengungsi yang sukarela, aman dan bermartabat.
Menlu Retno juga menyebut bahwa ASEAN tidak memiliki pilihan lain untuk menanganai isu Rakhine State kecuali melaksanakan kerjasama kolektif.
“ASEAN tidak memiliki pilihan lain, ASEAN harus bekerja keras secara kolektif untuk menyelesaikan tantangan ini, melanjutkan relevansi ASEAN bagi keamanan dan pedamaian kawasan serta memastikan kontribusi ASEAN bagi kesejahteraan masyarakatnya,” imbuh Menlu Retno
Selain memberikan bantuan hibah, Indonesia juga telah menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit di Mark U, Rakhine State dan telah diserahkan melalui jalur bilateral ke Pemerintah Myanmar.
Hadir dalam penandatanganan tersebut, Menlu Retno Marsudi, Sekretaris Jenderal ASEAN, Lim Jock Hoi, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI, Luky Affirman, dan Deputy Secretary General of ASEAN for Community and Corporate Affairs, RM Michael Tene. [Mohamad Deny Irawan]






















