pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 23 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Perlente ala Gontor: Rapi, Sederhana, Berwibawa

Oleh Roehan Usman, Pimpinan Pondok Pesantren Ibnul Qayyim Yogyakarta

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
12 February 2026
in Kolom
0
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Suasana belajar santri PMDG (Foto: Instagram/Pondok.Modern.Gontor)

Saya yang lebih akrab dengan “debu lapangan” dari pada kerapian, kini justru menaruh kekaguman pada standar penampilan santri dan para asatidz Gontor.

Sejak kecil, dunia saya lekat dengan aktivitas fisik. Jiwa saya tertambat pada kehidupan lapangan. Kecintaan itu kian menguat ketika saya menapakkan kaki di Gontor. Sejak kelas satu hingga akhir masa pendidikan, lapangan menjadi pelarian sekaligus hiburan untuk mengobati kejenuhan. Meski di sanalah pula tersimpan kenangan-kenangan pahit, yang baru kemudian saya sadari sebagai serpihan pendidikan mental yang perlahan mendewasakan.

Mungkin karena chemistry saya terlalu kuat dengan debu dan keringat, saya kerap kesulitan tampil “klimis” atau perlente. Justru dari keterbatasan itulah, hari ini saya memandang generasi santri Gontor dengan penuh kekaguman. Di mata saya, mereka tampil begitu rapi dan berwibawa, sebuah pemandangan yang memantik rasa penasaran untuk menyelami maknanya lebih dalam.

Sepatu pantofel yang terawat, kemeja yang rapi dimasukkan ke dalam celana dengan ikat pinggang, hingga jas dan dasi sebagai penyempurna penampilan. Semua itu bukan sekadar perkara busana, melainkan cermin dari sebuah nilai yang ditanamkan dengan sungguh-sungguh.

BACA JUGA

Mengubah Hafalan Menjadi Pembelajaran Bermakna

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Lima Agenda Konkret Bogor Kota Pelajar 2034

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Perlente dalam tradisi Gontor bukan tentang kemewahan, melainkan tentang perpaduan antara kedisiplinan dan kesederhanaan yang diarahkan untuk tujuan pendidikan. Ia lahir dari pertemuan antara kerapian yang terjaga dan prinsip homogenitas yang meniadakan sekat-sekat sosial.

Namun, “perlente” di Gontor memiliki nilai khusus. Ia bukan sekadar tampilan luar, melainkan perpaduan antara estetika formal yang berkelas dengan nilai-nilai kesederhanaan yang berakar kuat pada Panca Jiwa Pondok.

Perlente merupakan ikhtiar kepatutan dan kepantasan. Sebuah bentuk penghormatan terhadap diri sendiri sekaligus terhadap orang lain. Meski tampak formal, fondasi utamanya tetap kesederhanaan. Ada semangat kebersamaan yang nyata: seluruh santri mengenakan standar yang sama, tanpa mempersoalkan latar belakang ekonomi orang tua. Pakaian tidak dipilih untuk gengsi, melainkan untuk fungsi, sebagai sarana pendidikan kedisiplinan.

Perlente menjadi upaya kepatutan sosial: cara menghargai diri sendiri sembari menghadirkan kenyamanan bagi siapa pun yang berinteraksi dengan kita. Ia tidak diukur dari harga pakaian, melainkan dari standar kesetaraan yang melepaskan atribut ekonomi, sehingga setiap santri berdiri pada derajat yang sama. Kemeja dan celana bahan yang dikenakan pun menjelma simbol universal, mempersiapkan para santri untuk diterima di mana saja: dari surau di desa hingga istana negara.

Membedah Makna: Antara Perlente dan Borjuis

Meluruskan perbedaan mendasar antara gaya perlente, yang rapi dan berwibawa, dengan gaya borjuis, yang mewah dan cenderung pamer kekayaan, menjadi penting agar tidak terjadi kekeliruan makna. Secara leksikal, perlente memang merujuk pada kerapian dan gaya. Namun, dalam konteks sosial-ekonomi, istilah borjuis kerap melekat pada gaya hidup konsumtif, eksklusivitas merek, serta penonjolan status sosial kelas atas. Jika dalam sejarahnya kaum borjuis didefinisikan oleh kepemilikan modal dan alat produksi yang memisahkan mereka dari kaum proletar maka perlente ala Gontor justru bekerja dengan arah sebaliknya: menghapus sekat kasta melalui keseragaman yang fungsional.

Ungkapan “Perlente Gontor Bukan Borjuis” adalah sebuah penegasan identitas. Santri dididik untuk tampil rapi, bersih, dan berwibawa sebagai manifestasi disiplin pribadi serta bentuk penghormatan kepada sesama, bukan untuk terjebak dalam perilaku pamer atau materialisme. Kerapian bukan alat pembeda kelas, melainkan sarana pembentuk karakter perwujudan kemandirian dan kepercayaan diri. Rapi dalam penampilan dimaksudkan untuk membangun kesiapan mental, sejalan dengan visi mencetak pemimpin yang berbudi tinggi, berpengetahuan luas, namun tetap berpijak pada bumi kesederhanaan.

Sering kali, mata kita terkecoh dengan menyamakan “rapi” dengan “mewah”, atau dalam istilah sosial, borjuis. Padahal, gaya borjuis yang secara historis merujuk pada kelas pemilik modal yang lekat dengan konsumtivisme, barang bermerek, serta dorongan menonjolkan status sosial yang eksklusif. Sebaliknya, perlente ala santri berbicara tentang attitude, bukan price tag; tentang sikap dan nilai, bukan soal harga dan gengsi.

Jika kaum borjuis berpakaian untuk menunjukkan “apa yang saya punya”, maka santri berpakaian rapi untuk menegaskan “siapa saya”, seorang penuntut ilmu yang disiplin dan bertanggung jawab. Perlente di sini yaitu kerapian yang pas badan, bersih, dan wangi; bukan karena bahannya mahal, melainkan karena dirawat dengan ketelatenan dan dikenakan dengan kesadaran nilai.

Filosofi di Balik Penampilan: Sederhana Itu Kuat

Kesederhanaan bukanlah tanda miskin atau lemah, melainkan cerminan penguasaan diri dan mentalitas seorang pemimpin yang bersahaja. Penampilan seorang santri sejatinya merupakan manifestasi misi besar: mencetak kader pemimpin umat.

Seorang pemimpin harus patut dan pantas dilihat perlente namun hatinya tetap membumi dan sederhana. Di kampus Gontor, sederhana tidak identik dengan kemiskinan, kemelaratan, atau sikap pasif. Justru, di balik kesederhanaan tersimpan kekuatan besar: ketabahan, penguasaan diri, dan kesanggupan menghadapi gelombang kehidupan.

Memilih tampil rapi namun tetap sederhana merupakan bentuk syukur atas nikmat Tuhan, sekaligus latihan menahan diri dari godaan pamer kemewahan yang melenakan. Kesederhanaan yang dipadukan dengan kerapian merupakan simbol integritas: seorang santri yang siap memimpin dengan hati yang kuat, sekaligus menjaga sikap rendah hati.

​Berbaju Mentereng, Berhati Santri

Gaya Gontor merupakan jalan tengah: berpenampilan sebaik mungkin sebagai bentuk harga diri, sambil tetap berpegang teguh pada nilai kemandirian dan antimaterialisme. Benarlah ungkapan “Perlente Gontor Bukan Borjuis”. Santri diajarkan untuk tampil elok dan berwibawa sebagai cermin pribadi yang berbudi tinggi dan berpikiran bebas, namun kakinya tetap menapak kuat pada prinsip berdikari. Mereka rapi bukan untuk mengikuti tren kapitalisme, dan mereka sederhana bukan karena kekurangan, melainkan sebagai wujud penguasaan diri.

Inilah keseimbangan yang indah: berpenampilan menarik untuk membangun kepercayaan diri dan menghormati lingkungan, sementara batin tetap zuhud, fungsional, dan jauh dari sifat materialistis. Kesederhanaan bukan berarti kumal; ia adalah kemampuan untuk tampil maksimal dengan apa yang dimiliki, tanpa kehilangan kerendahan hati. Pada hakikatnya, perlente adalah kesederhanaan yang naik kelas, rapi dan berwibawa, namun tetap bersahaja, kuat, dan penuh integritas.

Tags: Parlente ala GontorPP Ibnul Qoyyim YogyakartaRoehan Utsman
Share42Tweet26Send
Previous Post

Pesantren Tahfidz Arrahmah Tangerang Raih Prestasi di Turki

Next Post

Kebebasan

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

20 August 2026
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

23 August 2026
Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

0
Gubernur Lemhannas Siap Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Siap Jadi Pembicara GIHES 2026

0
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

0
Pelantikan Pengurus IKPM Cirebon Kuatkan Kontribusi Alumni Gontor

Pelantikan Pengurus IKPM Cirebon Kuatkan Kontribusi Alumni Gontor

0
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

0
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Gubernur Lemhannas Siap Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Siap Jadi Pembicara GIHES 2026

23 August 2026
Pelantikan Pengurus IKPM Cirebon Kuatkan Kontribusi Alumni Gontor

Pelantikan Pengurus IKPM Cirebon Kuatkan Kontribusi Alumni Gontor

23 August 2026
Dilema “Fahimtum” dan “Fahimna”: Guru yang Lalai dan Murid yang Terzalimi

Mengubah Hafalan Menjadi Pembelajaran Bermakna

23 August 2026
Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

23 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result