Riyadh, Gontornews — Koalisi Arab pada hari Selasa (21/9) mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan tiga pesawat tak berawak (drone) bermuatan bom yang diluncurkan oleh militan Houthi yang didukung Iran di Yaman, yang diarahkan ke Khamis Mushayt, Arab Saudi.
Koalisi mengatakan, sebagaimana dirilis Arabnews.com, pihaknya mengambil langkah-langkah untuk melindungi warga sipil di daerah itu sesuai dengan hukum humaniter internasional.
Sementara itu, Kerajaan Bahrain mengutuk serangan yang menargetkan kota Saudi. Menurutnya, serangan pengecut ini membahayakan keamanan dan keselamatan warga dan objek sipil.
Kementerian Luar Negeri Bahrain memuji efisiensi dan kewaspadaan Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Saudi, yang berhasil menghancurkan kedua drone tersebut.
Kerajaan Bahrain menegaskan dukungan penuh untuk semua tindakan yang diambil Arab Saudi demi menjaga keamanan negaranya.
Ini bukan serangan pertama di kota itu. Pada awal Agustus, dua drone jebakan diluncurkan oleh gerilyawan Houthi di Yaman dan dicegat dan dihancurkan oleh pertahanan udara Saudi, menurut koalisi.
Houthi yang didukung Iran telah berulang kali menyerang sasaran sipil di Arab Saudi dengan rudal balistik, drone bersenjata, dan roket.
Pada hari Senin, koalisi Arab mengonfirmasi bahwa mereka telah menghancurkan dua perahu jebakan Houthi di wilayah Salif dan menggagalkan serangan yang akan segera terjadi.
Koalisi mengutuk ancaman Houthi yang terus berlanjut terhadap navigasi di Selat Bab Al-Mandab dan Laut Merah selatan.
Upaya serangan baru-baru ini oleh Houthi telah memicu kecaman dari beberapa negara Arab dan Barat, yang telah menekankan dukungan mereka untuk Arab Saudi dan keamanannya.[]





















