Seoul, Gontornews — Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un membuat sejarah pada hari Jumat (27/4) ketika ia menyeberang ke Korea Selatan untuk mengadakan pembicaraan dengan Moon Jae-in.
Ini adalah pertama kalinya pemimpin Korea Utara menginjakkan kaki di tetangga selatannya, sejak akhir Perang Korea.
Keduanya mengadakan pertemuan di zona demiliterisasi sebagai bagian dari pertemuan antar-Korea, pertama dalam lebih dari satu dekade. Pertemuan itu diharapkan berpusat pada denuklirisasi Semenanjung Korea dan kesepakatan perdamaian permanen antara kedua negara.
Moon dan Kim telah mengadakan diskusi dengan serius dan jujur tentang denuklirisasi Semenanjung Korea untuk mencapai perdamaian permanen, kata seorang pejabat Korea Selatan sebagaimana dirilis Aljazeera.
Pejabat itu, Yoon Young-chan, mengatakan para pemimpin sedang menulis pernyataan bersama yang akan diumumkan di akhir pertemuan.
Dia menambahkan, istri Kim, Ri Sol Ju, akan bergabung dengan para pemimpin untuk makan malam.
Kim mengatakan pada Moon, “Kami tidak akan mengganggu tidurmu lagi.” Pernyataan ini mengacu pada tes rudal yang kerap dilakukan oleh Korea Utara.
Moon dan Kim mengakhiri pertemuan pertama mereka pada jam 12:00 malam (3: 00GMT). Kim kembali ke Utara dengan limusin hitam yang dikelilingi oleh para pengawalnya untuk makan siang.
Para pemimpin kedua Korea akan kembali ke meja perundingan pada sore hari setelah menanam pohon peringatan di garis demarkasi. Pohon itu akan ditanam dengan tanah dari Utara dan Selatan, dan disiram dengan air dari Sungai Taedong di utara dan Sungai Han di selatan. [Rusdiono Mukri]






















