Kabul, Gontornews – Tragis. Sejumlah ulama yang berkumpul untuk membahas fatwa tentang bom bunuh diri tewas dalam serangan bom bunuh diri di sebuah tenda dekat Universitas Politeknik di Kabul, Afghanistan.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish, mengonfirmasi setidaknya tujuh orang tewas dan sembilan lainnya terluka dalam serangan Senin (4/6) itu.
Dia sebelumnya melaporkan jumlah korban tewas 12 orang.
Pejabat polisi juga menegaskan ada tujuh korban tewas.
“Para penyerang berada di dekat gerbang universitas,” kata Danish seperti dikutip Aljazeera.
Waheed Majrooh, juru bicara Kementerian Kesehatan Masyarakat Afghanistan, mengatakan setidaknya 12 orang yang terluka dipindahkan ke unit darurat.
Jennifer Glasse dari Aljazeera yang melaporkan dari Kabul mengatakan, para ulama dari seluruh Afghanistan telah berkumpul di tenda untuk mem buat fatwa- fatwa yang berkenaan dengan pemboman bunuh diri dan perang yang sedang terjadi di negara itu.
“Pertemuan itu baru saja selesai dan para ulama keluar dari tenda ketika pembom bunuh diri itu meledak,” katanya.
“Mereka baru saja mencapai kesepakatan yang mengatakan bahwa pemboman bunuh diri itu tidak Islami.”
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. [Rusdiono Mukri]






















