Depok, Gontornews — Guru Pengabdian Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok, Jawa Barat, diwajibkan mengikuti kegiatan pembekalan Literasi Menulis bagi Guru Pesantren, Rabu (26/06/2024).
Para guru pengabdian di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago yang berasal dari Pondok Modern Darussalam Gontor, Pesantren Al-Amanah Al-Gontory, dan Pesantren Walisongo Ngabar, mendapatkan tips menulis buku dan menulis artikel di media massa.
Peningkatan literasi guru di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago saat ini sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan zaman di era 4.0 ini, terlebih dalam upaya memberikan semangat dan motivasi terkait untuk meningkatkan kecintaan terhadap budaya literasi dan menulis bagi guru-guru di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago.
Dr Awaluddin Faj, MPd, pemateri kegiatan ini menuturkan bahwa literasi merupakan sebuah kegiatan yang bukan hanya saja kegiatan membaca, tetapi juga menulis. Ketika seorang guru sudah terbiasa membaca dan sudah dibudidayakan kesadaran cinta membaca, otomatis akan memungkinkan seorang guru tersebut menjadi bibit seorang penulis hebat.
“Kegiatan membaca akan membuat seseorang bergemuruh di alam pikiran untuk segera ditumpahkan dalam sebuah tulisan, ini merupakan sebuah langkah awal menciptakan bibit-bibit guru yang cinta literasi (membaca dan menulis). Bila gurunya sudah sangat cinta dengan literasi, in syaa Allah akan menginspirasi para santri dan santriwati di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago,” paparnya.
Dalam pelatihan ini tak lupa juga diberikan sebuah motivasi, tips dan trik untuk cinta membaca dan memulai untuk menulis. Langkah pertama yaitu membiasakan diri untuk membaca dan menulis supaya menumbuhkan kesadaran pentingnya membaca.
Ia menambahkan, dengan adanya pelatihan menulis kepada para guru diharapkan keterampilan serta potensi guru dalam bidang menulis dapat kembali tumbuh dan mengalami perkembangan yang sangat signifikan. “Selain bermanfaat untuk pribadi guru juga akan berkontribusi untuk program digitalisasi di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago,” ujar alumni Gontor 2006 itu. []





















