pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 1 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Pilpres dalam Perspektif Kenabian

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
21 March 2019
in Kolom
0
Menguji Janji Capres

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Semua agama “samawi” percaya konsep kenabian. Setiap nabi lahir sebagai “extra ordinary people”. Manusia di atas manusia pada umumnya. Para nabi sengaja dihadirkan untuk menjadi pemimpin umat. Tujuannya, agar lebih efektif pengaruh perjuangannya. Sebab, kekuasaan menjadi faktor penting untuk mempengaruhi dan melakukan transformasi sosial.

Menjadi pemimpin, para nabi memiliki modal integritas dan kapasitas. Modal ini hasil dari latihan panjang. Mulai dari anak-anak sampai dewasa, hingga wahyu turun menegaskan kematangannya sebagai seorang tokoh yang siap membuat langkah perubahan. Gak “ujug-ujug”, spontan, apalagi hasil pencitraan.

Modal kenabian itu populer dengan istilah sidiq, amanah, tabligh dan fatonah. Kok bahasa Arab semua? Alergi sama bahasa Arab? Jangan lihat bahasanya dari mana, tapi substansinya. Bahasa hanya instrumen. Kendati instrumen, ia tetap penting sebagai penyampai makna, nilai dan pesan.

BACA JUGA

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

Di Bawah Asuhan Gontor

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Semua nabi, tanpa terkecuali, memiliki empat karakter ini. Modal inilah yang memantaskan mereka memimpin umat dan bangsa. Bahkan memimpin negara seperti Daud, Sulaiman dan Muhammad.

Sidiq artinya jujur. Anda sanggup punya teman yang tak jujur? Kalau gak sanggup, bagaimana anda sanggup punya pemimpin yang gak jujur? Di tangan pemimpin, nasib anda, anak cucu dan bangsa ini akan ditakdirkan.

Jujur artinya satunya perkataan dengan fakta dan perbuatan. Jika anda mau ukur kejujuran seseorang, gampang! Cocokkah ucapannya dengan fakta dan perbuatannya. Simpel! Gak perlu harus pinter-pinter amat.

Orang tak jujur, jangan diharap dia bisa amanah. Mustahil! Tidak akan mungkin. Secara teoritis, orang yang tak jujur, pasti penghianat. Silakan disurvei. Kejujuran itu evaluasi pertama dan utama untuk menilai layak tidaknya seseorang itu jadi teman kita, pasangan hidup kita, atau pemimpin kita. Khususnya untuk memilih pemimpin, mau pakai dalil dan argumentasi apapun, kalau gak jujur, dia tak layak dipilih. Itu saja, titik! Anda mengabaikan ini, petaka buat bangsa dan negaramu.

Kita punya capres Jokowi dan Prabowo. Mana yang lebih jujur di antara keduanya? Mana yang omongannya bisa dipegang dan dipercaya? Pertanyaan ini harus dijawab dengan obyektif. Pakai hati nurani dan akal sehat. Dari sini kita “bismillah” pilih presiden.

Selain sidiq, ada amanah. Amanah artinya komitmen pada tugas dan janjinya. Pemimpin mesti taat aturan dan punya komitmen terhadap janji-janjinya. Mana di antara Jokowi dan Prabowo yang taat aturan? Soal janji, mana yang lebih punya komitmen, Jokowi atau Prabowo?

Faktor amanah ini sangat serius. Sebab, di tangan presiden, ada 265 lebih juta rakyat dipertaruhkan nasibnya. Jika dalam memilih presiden anda mengabaikan faktor amanah ini, maka anda bagian dari penghianat bangsa. Sebab, dengan sengaja anda tak memilih pemimpin yang amanah.

Selain sidiq dan amanah, pemimpin mesti memiliki kewajiban ber-tabligh. Tabligh artinya menyampaikan segala sesuatu apa adanya. Sama antara panggung depan dengan panggung belakang. Transparan. Gak ada yang ditutup-tutupi dan disembunyikan jika itu terkait dengan kepentingan rakyat. Tidak ada pencitraan, apalagi kepura-puraan.

Pemimpin itu tidak boleh pura-pura. Harus tampil apa adanya. Tak menipu dan membodohi rakyat. Gak boleh banyak polesan kamera dan berita. Tampil otentik dengan semua kemampuannya. Bukan pura-pura mampu.

Di antara Jokowi dan Prabowo, mana yang lebih otentik? Mana yang tampil apa adanya? Mana yang pura-pura dan suka pencitraan? Lagi-lagi, anda mesti jawab dengan hati yang jernih dan pikiran yang sehat. Obyektif! Sebab, ini menyangkut nasib bangsa anda ke depan.

Tiga karakter yaitu sidiq, amanah dan tabligh ini terkait dengan integritas. Artinya, seorang pemimpin akan dinilai lebih dulu pada aspek integritasnya, sebelum aspek yang lainnya.

Setelah tiga syarat integritas dipenuhi oleh calon pemimpin, baru dilihat kompetensinya. Dalam istilah kenabian dipakai istilah fatonah. Cerdas atau berkompeten. Berkapasitas menjadi seorang pemimpin. Bagaimana track record-nya? Bagaimana pengalamannya? Leadership-nya seperti apa? Kemampuannya mengatasi masalah juga bisa dijadikan alat ukur untuk menilai kompetensi seorang calon pemimpin.

Di pilpres kali ini, empat kriteria kepemimpinan bisa jadi alat ukur untuk melihat dua Paslon. Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf. Mana di antara kedua Paslon ini yang layak dipilih menggunakan empat karakter itu; sidiq, amanah, tabligh dan fatonah. Siapa yang lebih jujur? Siapa yang lebih patuh pada aturan? Siapa yang dalam catatan sejarahnya punya komitmen terhadap janjinya? Siapa yang lebih tulus, polos dan apa adanya? Setelah pertanyaan-pertanyaan ini punya jawaban positif, maka baru kita tanya; siapa yang lebih kompeten di antara kedua paslon?

Silahkan buat skor 1-10. Lalu diakumulasikan, siapa yang nilainya tertinggi dan layak anda pilih jadi presiden dan wakil presiden.

Lupakan etnis anda, ormas anda, dan kedekatan serta seluruh kepentingan anda, baik personal maupun komunal. Sebab, memilih presiden bukan karena siapa dekat siapa, dan ada tidaknya hubungan organisasi. Tidak pula siapa dapat apa. Obyektiflah memilih presiden dan wakil presiden, agar pemimpin bangsa ini kelak akan memperlakukan anda dan anak-anak bangsa ini berdasarkan integritas dan kapasitasnya. Jauhi semua bentuk hoak, fitnah dan pencitraan, agar negara ini di kemudian hari kelak tampil apa adanya, tidak semu dan penuh kepalsuan.

Share20Tweet13Send
Previous Post

Selandia Baru Larang Penjualan Senapan Serbu Semi Otomatis

Next Post

Restoran Bawah Laut di Norwegia Resmi Dibuka

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

25 September 2026
Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

27 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Sosiologi Ketahanan Gontor

24 September 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

25 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

0
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

0
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

0
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

0
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

1 October 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

29 September 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

29 September 2026
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

28 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result