Istanbul, Gontornews — Pimpinan Pesantren Darunnajah, KH Hadiyanto Arief, SH, MBs, didampingi Ustadz H Imam Khairul Annas mewakili delegasi Indonesia dalam pertemuan “The Global Scout Coalition for Quds and Palestine” di Istanbul, Turki. Mereka mewakili Indonesia bersama delegasi dari Kwarnas dan JSIT.
Pertemuan yang diselenggarakan pada 20-23 Februari 2025 ini menghadirkan perwakilan pramuka dari 11 negara yang berkomitmen mendukung perjuangan Palestina.
Forum yang digelar di Kamp dan Pusat Latihan Federasi Kepanduan Turki, Umraniye, Istanbul, ini menjadi momentum penting bagi solidaritas global. Sebelas negara yang hadir meliputi Turki sebagai tuan rumah, Palestina, Lebanon, Yordania, Indonesia, Libya, Mesir, Irak, Aljazair, Maroko, dan Tunisia. Kehadiran delegasi Indonesia menunjukkan komitmen kuat terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan global.
Rangkaian kegiatan forum berlangsung padat dengan pembukaan acara yang diikuti pemaparan materi tentang Kepalestinaan oleh Jurnalis Palestina Muhammad Abu Thaqiyah. Para delegasi kemudian memperkenalkan diri dan menyimak laporan kegiatan Koalisi Kepanduan Dunia untuk Quds dan Palestina.
Koalisi Pramuka ini memiliki sejarah panjang sejak pembentukannya di Istanbul pada 2011 oleh para pemimpin dan anggota organisasi pramuka dari negara-negara Arab. Dalam perjalanannya selama 14 tahun, koalisi ini konsisten mengoordinasikan upaya Pramuka di seluruh dunia untuk mendukung perjuangan Palestina, khususnya dalam mempertahankan Yerusalem dan mempromosikan hak-hak rakyat Palestina.
Keikutsertaan Pesantren Darunnajah dalam forum internasional ini menegaskan peran penting lembaga pendidikan Islam Indonesia di kancah global. Melalui diplomasi pendidikan dan kepanduan, pesantren tidak hanya berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa tetapi juga menjembatani hubungan antarnegara.
Forum ini juga menggaungkan pesan bahwa gerakan kepanduan memiliki dimensi kemanusiaan yang universal. Semangat tolong-menolong, kebersamaan, dan pembelaan terhadap keadilan yang menjadi ruh kepanduan, kini diimplementasikan dalam konteks solidaritas untuk Palestina.






















