Kairo, Gontornews — Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH Anizar Masyhadi bertemu dengan Rektor Universitas Al-Azhar Prof Dr Muhammad Husein Al-Mahrosawi dan Grand Syaikh Al-Azhar Prof Dr Ahmad At-Thoyyib di Gedung Masyikhah Al Azhar Kairo, Ahad (13/5).
Dalam pertemuanya dengan Rektor Al-Azhar dan Grand Syaikh Al-Azhar (GSA), Kiai Anizar menyampaikan ungkapan terimakasih Pimpinan & Keluarga Besar Gontor atas kunjungannya ke Kampus Putri Gontor pada 2 Mei 2018 lalu.
Sebaliknya, GSA dan Rektor Al Azhar menyampaikan ucapan terimakasih dan perasaan gembira atas penyambutan dan penerimaan yang penuh kehangatan serta kekeluargaan selama di Gontor.
Kiai Anizar adalah salah satu anggota tim yang bersama staf Utusan Khusus Presiden untuk Dialog & Kerjasama Antar Agama & Peradaban (UKP-DKAAP) serta tim Kemlu mengatur kunjungan GSA ke Indonesia pada akhir April hingga awal Mei lalu. Dia menyampaikan, “GSA sangat terkesan dengan penyambutan santriwati yang penuh dengan dedikasi dan ketulusan. Bagi Gontor, Al-Azhar adalah bagian yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai pendidikan yang ditanamkan di Gontor. Penyambutan sebagaimana tamu kehormatan layaknya Presiden, pengaturan acara yang rapi dengan bahasa Arab, dan baliho-baliho besar yang terpampang di berbagai sudut pesantren, menjadikan GSA dan delegasi beliau memberian perhatian lebih kepada Gontor.”
Seperti diberitakan sebelumnya, GSA menambah 30 beasiswa bagi santriwati Gontor untuk studi di Al Azhar. Dalam sambutannya saat berkunjung ke kampus putri Gontor 2/5 lalu GSA menyampaikan, “Para santriwati adalah masa depan umat. Mereka menunggu kedatangan kami, berdiri menyambut kami di bawah terik matahari. Maka, saya putuskan menambah beasiswa khusus untuk Gontor Putri ini 30 beasiswa. Kami persilakan jika 20 beasiswa akan diambil untuk fakultas umum (kedokteran, farmasi, dan lain-lain), dan 10 beasiswa lainnya untuk ilmu-ilmu agama.” Demikian siaran pers Tazakka Media Center.[DJ]




















