Cianjur, Gontornews – Pesantren Tahfidzh Al-Uswah Cianjur gelar parade tasmi’ yang diikuti 230 penghafal al-Qur’an, Jum’at (6/4). Pimpinan Pesantren Tahfidz Al-Uswah Cianjur, KH Misbah Saiful Bahri, mengapresiasi kegiatan ini sekaligus meminta para santri untuk tetap istiqamah serta meningkatkan kualitas imannya masing-masing.
“Harapannya, semoga kami dan anak-anak tetap istiqamah dan selalu meningkatkan kualitas iman dengan berinteraksi terus dengan al-Qur’an, baik hafalan ataupun tilawah harian,” kata Abi Misbah, sapaan akrab santri Al-Uswah dalam rilis yang diterima Gontornews.
Dalam parade tasmi’ ini, setiap santri diberikan waktu untuk mendengarkan hafalan 1 juz/hari di hadapan para penyimak yang terdiri dari Abi Misbah, Budan Ratih Aryani serta beberapa mahasantri Sekolah Tahfiz al-Qur’an (STQ) al-Uswah. Acara parade tasmi’ dilaksanakan pada 6-13 April 2018.
Kegiatan parade tasmi’ ini diselenggarakan dengan maksud menjaga hafalan al-Qur’an para santri sekaglius sebagai syarat mengikuti ujian kenaikan kelas dan ujian akhir bagi santri kelas 6.
“Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk anak-anak SDQT al-Uswah khususnya pembina tahfidzh dan tim,” kata Abi Misbah.
SDQTa (Sekolah Dasar Qur’an Terpadu) al-Uswah berdiri pada tahun ajaran 2014/2015 untuk memenuhi kebutuhan umat dengan memadukan kurikulum pendidikan umum yang terintegrasi dengan al-Qur’an.
Target lulusan SDQTa Al-Uswah adalah mampu menghafal 6 juz al-Qur’an (full day school) dan 12 juz al-Qur’an (boarding school). Sementara, visi SDQTa Al-Uswah adalah menjadi Sekolah Dasar al-Qur’an unggulan dalam menyiapkan generasi pemimpin yang berprestasi dan berkarakter.
Selain tingkat Sekolah Dasar (SD), Yayasan al-Uswah juga membuka STQ (Sekolah Tahfizh Alquran), yaitu program beasiswa menghafal al-Qur’an 30 juz untuk lulusan SMA selama 3 tahun. [Mohamad Deny Irawan]




















