Bondowoso, Gontornews — Pondok Pesantren Darul Istiqomah adalah pesantren modern yang didirikan pada tahun 1994 di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur oleh KH Masruri Abd Muhit Lc. Sang kiai alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor dan Intitut Pendidikan Darussalam (IPD) Gontor, serta Universitas Islam Madinah.
Jenjang Pendidikan di dalamnya adalah Tarbiyatul Muallimin Al-Islamiyah (TMI) dengan SK Muadalah Tsanawiyah dari DIRJEN Pendidikan Islam KEMENAG RI No: 4902 dan SK Muadalah Aliyah No: 4903. Tenaga pendidik di pondok ini terdiri dari alumni Pondok Modern Gontor dan beberapa universitas Islam dalam dan luar negeri.
Kategori program Tahfizh terdiri dari Tahfizh Reguler (Tahfizh TMI) target 4 juz sampai tamat TMI (wajib untuk semua santri) dan Tahfizh Khusus (TMI Tahfizh) dengan target 30 juz sampai tamat TMI (untuk program ini ada test tersendiri setelah lulus tes masuk TMI).
Pada Tahun 2024 didirikan Darul Istiqomah Kampus II atau DARIS II di Desa Katelan Kec. Tangen Kab. Sragen Prov. Jawa Tengah dan telah dibuka pendaftaran santri baru. Bagi calon santri baru diberikan kebebasan memilih pendaftaran di DARIS I atau DARIS II, dengan segala bentuk prosedur pendaftaran melalui DARIS I.
Kepada Gontornews.com Ustadzah Farhat Umul Wafa, guru dan panitia setempat menjelaskan bahwa kini telah dibuka pendaftaran santri baru tahun ajaran 2026/2027. Nantinya, yang dapat diterima menjadi santri baru adalah tamatan SD/MI dan SMP/MTs atau sederajat.
“Pendaftaran gelombang pertama dimulai sejak 22 November 2025-17 Januari 2026,” terang putri sang pendiri pondok tersebut. Sedangkan untuk waktu tes 18 Januari 2026, jam 08.00 s/d 15.00 WIB.
Lokasi tes bertempat di Kampus 1 PP Darul Istiqomah Bondowoso (Hp. 085859349948) dan Kampus 2 PP Darul Istiqomah Sragen (Hp. 082111888677). Pengumuman 20 Januari 2026, jam 13.00 WIB dan
daftar ulang pada 21-27 Januari 2026. Santri yang lulus akan mulai mondok pada 10 Juli 2026.
“Materi tes ialah Matematika (Berhitung), Bahasa Indonesia, Pengetahuan Agama, dan Baca Tulis Al-Qur’an,” tambah Ustadzah Farhat.
Cara pendaftaran bisa langsung ke tempat pendaftaran dengan membayar uang pendaftaran (Rp150.000) dan mengisi formulir pendaftaran di Kampus 1 Bondowoso atau Kampus 2 Sragen.
Bisa juga dengan mendirim SMS atau WhatsApp ke nomor 085859349948 dengan ketik: Nama#Org Tua#SD/SLTP#Daerah Asal, contoh, Ahmad#Hambali#SD#Surabaya, dan kirim ke nomor 085859349948 untuk pendaftaran di PP Darul Istiqomah 1 Bondowoso, dan 082111888677 pendaftaran di PP Darul Istiqomah 2 Sragen. Pendaftar bisa langsung membayar uang pendaftaran serta mengisi formulir sebelum tes.
Bagi calon santri yang berdomisili di luar daerah bisa mendaftar dengan di atas dan proses tesnya via online. Calon santri yang tidak lulus pada gelombang pertama bisa daftar kembali pada gelombang kedua.
Biaya daftar ulang sebesar Rp3.800.000 (sudah termasuk uang iuran bulanan selama sebulan, kasur, lemari, peci, perlengkapan makan, buku pelajaran, dan seragam.
Semua santri harus tinggal di dalam kampus pondok yang luasnya tidak kurang dari lima hektare, dengan kampus yang terpisah antara putra dan putri. Iuran wajib per bulan sebesar Rp600.000 sudah termasuk biaya makan, sekolah, dan lainnya.
Info selengkapnya bisa ditanyakan ke email: [email protected] atau [email protected], Youtube Channel: DARUL ISTIQOMAH BONDOWOSO, Facebook: Ponpes Darul Istiqomah, juga Instagram: daris_tv. [Edithya Miranti]






















