Johannesburg , Gontornews –Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma melarang rakyatnya untuk datang ke Israel. Kecuali kunjungan tersebut dilakukan untuk tujuan membantu perdamaian di wilayah tersebut.
“Orang-orang Palestina terus menderita dalam pencarian hak mereka untuk menentukan nasib sendiri,” ujar Zuma di hadapan pendukungnya seperti dilansir laman worldbulletin, Rabu (11/1).
Zuma yang juga presiden Kongres Nasional Afrika (ANC) mengatakan, pihaknya telah berjanji untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina sebagai bentuk solidaritas dan dukungan yang berkelanjutan. “Kami sangat melarang perjalanan ke Israel kecuali berhubungan dengan pembinaan perdamaian di sana,” tegasnya.
Pemimpin Afrika Selatan ini juga menyerukan persatuan antara faksi-faksi Palestina dan mengatakan, partainya mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyalahkan Israel karena kebijakan pemukiman yang melanggar hukum internasional tersebut.
Banyak orang Afrika Selatan termasuk ANC yang berkuasa telah menyatakan secara terbuka mendukung perjuangan Palestina melawan pendudukan Israel di wilayah Palestina. Pernyataan Presiden Zuma tersebut juga sebagai bentuk kritik untuk siswa, pebisnis dan pejabat yang sebelumnya mengunjungi Israel.
Sebagian besar rakyat Afrika Selatan percaya apa yang terjadi ke Palestina mirip dengan apa yang terjadi pada mereka selama dekade era apartheid yang berakhir pada tahun 1994.
Jacob Gedleyihlekisa Zuma adalah Presiden Afrika Selatan sejak 9 Mei 2009. Ia juga menjabat sebagai Presiden Kongres Nasional Afrika, partai politik yang berkuasa, dan pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Afrika Selatan dari 1999 hingga 2005. [Ahmad Muhajir/Rus]




















