Muskat, Gontornews — Buletin terbaru yang dikeluarkan Pusat Nasional untuk Statistik dan Informasi (NCSI) merilis temuan bahwa setiap 28 menit terjadi satu kejahatan di Oman. Jumlah kejahatan yang dilaporkan di Oman berjumlah 18.860 kasus pada 2015, sementara pada tahun 2014 terjadi 22.624. Angka ini menurun 17 persen menurut laporan yang dilansir gulfnews, Rabu (11/1).
Sementara, jumlah pelaku kejahatan turun 1,3 persen menjadi sekitar 26.655 orang, dibandingkan dengan 27.012 pada tahun 2014. Persentase pelaku yang terlibat dalam kejahatan keuangan, termasuk pencurian, penipuan dan pencucian uang sebanyak 20,7 persen dari total pelaku kejahatan.
Jumlah pelaku kejahatan terhadap individu seperti penghinaan, ancaman, perusakan properti, pembunuhan, perdagangan manusia dan aborsi sebanyak 19,1 persen dari total pelaku.
Sedangkan untuk kasus narkoba sebanyak 18,2 persen dari total pelaku.
Dan kejahatan terkait miras 3,4 persen dari total pelaku. Sementara jumlah pelaku yang melanggar kesusilaan dan etika, termasuk prostitusi, perjudian, perzinahan, dan sodomi sebanyak 2,6 persen. Persentase terendah ada pada pelaku penyalahgunaan senjata dan amunisi sebesar 0,7 persen.
Di sisi lain, sejak adanya Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) tahun 2010, Oman adalah satu dari 135 negara di dunia yang paling berkembang dalam 40 tahun terakhir. Menurut indeks-indeks internasional, negara beribukota Muskat ini merupakan salah satu negara yang paling maju dan stabil di Dunia Arab. [Ahmad Muhajir/Rus]




















