Beirut, Gontornews — Presiden Michel Aoun mengatakan kepada negara-negara Arab untuk memberikan dukungan penuh kepada Lebanon, Sabtu (8/8). Permintaan ini terlontar menyusul terjadinya ledakan dahsyat yang meluluhkan aktifitas pelabuhan di Beirut, Selasa (4/8).
“Lebanon membutuhkan bantuan di setiap bidang. Kami berharap besar dari negara-negara Arab,” kata Aoun menyusul pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit di Beirut.
“(Kami berharap) bantuan bencana berskala besar,” imbuhnya sebagaimana dilasir Anadolu.
Sekjen Liga Arab merespon permintaan Presiden Aoun dan menyakinkan dirinya bahwa Liga Arab siap berkontribusi dalam pembangunan kembali kota Beirut. “Kami akan menyampaikan permintaan Lebanon kepada komunitas internasional.
Selain bantuan dari Liga Arab, Lebanon juga mendapatkan dukungan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron. Macron mengatakan bahwa Prancis, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Bank Dunia akan menyelenggarakan konferensi global untuk mendukung Lebanon.
Insiden ledakan gudang berisi 2.750 Ton Amonium Nitrat tersebut menyebabkan158 warga meregang nyawa. Sementara 6.000 warga dikabarkan mengalami luka-luka dan 21 orang lainnya masih dalam pencarian.
Pejabat terkait menjelaskan bahwa lebih dari 300.000 warga terpaksa tinggal di kamp pengungsian akibat insiden tersebut. Ratusan warga tersebut menyebut bahwa tempat tinggalnya hancur seketika akibat ledakan dahsyat itu.
Pemerintah Lebanon telah mengumumkan pembentukan tim investigasi untuk menyelidiki insiden tersebut. Bagaimanapun musibah tersebut terjadi tepat ketika kondisi politik dan ekonomi di Lebanon terguncang. [Mohamad Deny Irawan]





















