Hanoi, Gontorews — Presiden Vietnam, Tran Dai Quang, meninggal dunia di usia ke-62 akibat penyakit serius pada Jumat (21/9) pagi waktu setempat. Otoritas kesehatan setempat, sebagaimana dilansir Vietnam News, melaporkan Tran Dai Quang meninggal dunia pada pukul 10.05 waktu Vietnam di kamar 108 Rumah sakit militer Vietnam.
“(Quang menderita) penyakit serius meski ada beberapa upaya dari dokter dan pakar baik dari dalam maupun luar negeri,” ungkap sebuah laporan dari Vietnam Television yang dilansir Reuters.
Sebagaimana diketahui, Vietnam tidak memiliki kepemimpinan absolut karena kepemimpinan negara dipimpin oleh Presiden, Perdana Menteri dan ketua Partai Komunis Vietnam. Para ahli politik bahkan menyebut jika jabatan Presiden Vietnam hanya seremonial belaka.
Pria yang lahir di Ninh Binh, 12 Oktober 1956 tersebut merupakan lulusan akademisi kepolisian berusia 16 tahun dan sepanjang hidup, karirnya berada di lingkungan kepolisian. Sebelum terpilih sebagai Presiden Vietnam untuk periode  2016-2012, Quang pernah menjabat sebagai Menteri keamanan masyarakat Vietnam pada tahun 2011.
“Kami sedih mendengar berita bahwa Presiden telah meninggal dunia,” kata Bui Duc Phi, Kepala Deesa tempat Quang dilahirkan.
Meski demikian tidak ada yang mengetahui secara pasti penyakit yang menggerogoti kesehatan Quang. Media sosial setempat bahkan sempat mengabarkan rumor beragam tentang penyakit yang dialami Quang. [Mohamad Deny Irawan]






















