Depok, Gontornews — Yayasan Pendidikan Primago Indonesia (YPPI) Depok meluncurkan Program Orang Tua Asuh (OTA) dalam upaya meningkatkan jumlah penerima manfaat, khususnya anak yatim, yatim piatu, dan dhuafa yang belajar di pesantren yang bertujuan memberikan pendidikan terbaik bagi mereka dan menekan angka kemiskinan serta putus sekolah.
Pimpinan Yayasan Pendidikan Primago Indonesia, Ustadz Awaluddin Faj, M.Pd, mengatakan melalui Program Orang Tua Asuh (OTA) diharapkan makin banyak generasi Muslim/Muslimah yang yatim, yatim piatu, dan dhuafa yang dikirimkan ke pesantren untuk mendapatkan pendidikan terbaik.
Ustadz Awaluddin menyebutkan, sejak awal Primago berdiri pada 26 Juli 2016 sudah membebaskan biaya bagi anak yatim, yatim piatu, dan dhuafa yang mengikuti bimbingan belajar.
Primago melihat, memantau, dan memperhatikan prestasi akademis mereka. Setelah dievalusi, mereka lalu direkomendasikan untuk mengikuti program Laskar Langit Primago, belajar di pesantren khususnya Pondok Modern Darussalam Gontor.
Pendanaan program ini diambil dari pendapatan Bimbel Primago dan kerjasama dengan Yayasan Pecinta Anak Yatim dan Dhuafa Indonesia Tercinta (PAY DO IT). “Alhamdulillah setiap tahun bisa mengirimkan Laskar Langit Primago untuk bisa mendapatkan pendidikan terbaik di pesantren, khususnya Gontor,” ujar Ustadz Awaluddin.
Setelah lima tahun program ini berjalan, di antara mereka ada yang sudah lulus, ada yang sedang pengabdian, kelas 5 KMI, kelas 3 KMI, kelas 2 KMI, ada kelas 1 KMI.
Di tahun ke-6, YPPI melalui Primago Peduli meluncurkan Program Orang Tua Asuh (OTA) dengan harapan bisa mengirimkan lebih banyak anak ke pesantren. “Yang sebelumnya kita hanya bisa mengirimkan 3-4 anak yatim belajar ke pesantren, semoga dengan program ini bisa mengirimkan puluhan anak yatim, yatim piatu, dan dhuafa ke Pondok Modern Darussalam Gontor. Tentunya setelah kita seleksi atau yang sudah lulus program kaderisasi di Pesantren Modern Primago,” ungkapnya.
Gerakan Orang Tua Asuh (OTA)
OTA merupakan gerakan kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim, yatim piatu, dan pelajar dari keluarga kurang mampu (dhuafa) sehingga mereka mendapatkan pendidikan terbaik. Kelak ketika mereka sudah menjadi pribadi yang sukses, mereka juga melakukan hal sama untuk terus tumbuh, berkembang dan menebar manfaat.
Direktur Program Primago Peduli Ustadz Muhammad Farhan, S.Pd.I, mengatakan Gerakan Orang Tua Asuh Primago merupakan program bantuan beasiswa pendidikan pesantren untuk anak yatim, yatim piatu, dan dhuafa yang sedang belajar di pesantren, serta pendidikan perguruan tinggi bagi alumni Gontor yang kurang mampu.
Program Beasiswa Pendidikan Pesantren ini diberikan kepada mereka yang sedang belajar di Pesantren Modern Primago kelas 5 dan 6 SD serta kelas 9 SMP. Setelah melalui proses pendidikan di Primago, mereka akan dikirimkan untuk melanjutkan pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor dengan Program Beasiswa Laskar Langit Primago.
“Alhamdulillah, saat ini sudah ada lima Laskar Langit yang sedang belajar di Pesantren Modern Primago, enam Laskar langit yang sedang belajar di Pondok Modern Darussalam Gontor, dan juga ada Laskar Langit alumni Gontor yang sedang belajar di Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI),” ujarnya.
Sumber pendanaan program Laskar Langit Primago berasal dari Program-program Bimbel Primago, penjualan buku, donatur dan wali santri Primago, serta Yayasan Pecinta Anak Yatim dan Dhuafa Indonesia Tercinta (PAY DO IT).
Sasaran penerima manfaat dari program ini yaitu anak yatim, yatim piatu dan pelajar dari keluarga kurang mampu yang sedang belajar di Pesantren Modern se-Jabodetabek dan Pondok Modern Darussalam Gontor. Program ini diutamakan bagi anak binaan yang berprestasi dan lulus Program Pendidikan dan Kederisasi di Pesantren Modern Primago.
Primago Peduli akan mengelola donasi dari para donatur dengan sebaik-baiknya demi terlaksananya program ini dan secara berkala akan memberikan informasi progres perkembangan anak-anak asuh tentang keaktifan mereka dalam mengikuti kegiatan-kegiatan dan berkait dengan evaluasi hasil belajar mereka di pesantren.
“Kami mengajak para wali murid Primago, para donatur dan muhsinin di manapun berada untuk bisa menjadi Orang Tua Asuh (OTA) Primago sehingga makin banyak anak yatim, yatim piatu maupun dhuafa yang mendapatkan pendidikan terbaik di pesantren,” ujar Ustadz Farhan.
Ayah dan bunda, para donatur dan muhsinin yang ingin berpartisipasi pada Program-program Primago Peduli bisa menyalurkan donasinya ke Bank BRI, No.Rek: 228601000140309, a.n: Yayasan Pendidikan Primago Indonesia.
Mari dukung Program-program Primago Peduli, baik Program Bantu Pesantren, Gerakan Infaq Beras, Program Orang Tua Asuh, Program Berbagi Air Mineral, Program Pendidikan Terbaik bagi Anak Yatim, Yatim Piatu dan Dhuafa, dan Program Kafaah bagi Guru Ngaji di Daerah. “Segala bantuan yang diberikan in syaa Allah akan bermanfaat untuk pergerakan Primago Peduli. Jazakumullah khairan katsiran.”
Untuk informasi lebih lengkap bisa menghubungi Ustadz Farhan (0813-1506-4080).[]





















