Baru saja Prof Mahfud MD (MMD) selesai bicara di ILC tvOne, malam ini (16/4/2019). Dia antara lain mengatakan, pelaksanaan pemilu sekarang sudah sangat bagus. Pantas disyukuri.
Sekarang ini, kata beliau, KPU itu independen. Tidak di bawah pemerintah. Jadi, sudah sangat bagus. Semua dia katakan berjalan bagus.
Penilaian MMD ini terlalu simplistik. Seolah tidak ada masalah dalam penyelenggaraan pemilu termasuk pilpres. Agak mengherankan apakah MMD sama sekali tidak tahu tentang penyalahgunaan kekuasaan oleh Pak Jokowi selama proses pilpres sekarang ini.
Betulkah MMD tidak tahu bahwa Polri tidak netral? Bahwa Polri digunakan untuk mendukung ambisi politik Jokowi? Betulkah beliau tidak tahu bahwa struktur pemerintahan dalam negeri, mulai dari tingkat pusat sampai tingkat desa/kelurahan, digunakan untuk mendukung Pak Jokowi?
Benarkah MMD tak tahu bahwa banyak BUMN yang dikerahkan dengan berbagai cara untuk mendukung misi politik Pak Jokowi? Benarkah Mahdud tidak tahu tentang banyaknya kelicikan yang dilakukan terhadap paslonpres Prabowo-Sandi?
Sungguh tak masuk akal. Tak logis Pak Mahfud tidak tahu.
Tapi, untunglah ada Prof Din Syamsuddin yang secara khusus menyoroti aspek jurdil di dalam proses pilpres sekarang ini. Untunglah beliau menegaskan bahwa ada masalah dalam penyelenggaraan demokrasi sekarang ini.
Ada masalah besar dalam hal penjabaran kejujuran dan keadilan dalam pelaksanaan demokrasi hari ini. Termasuk dalam pilpres sekarang ini.
Bahkan Pak Din mengatakan suasana yang berlangsung saat ini terasa seperti yang terjadi puluhan tahun silam. Pada tahun 1960-an dulu. Terima kasih Pak Din.
(Penulis adalah wartawan senior)




















