pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 18 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Rihlah

Ragam Wisata di Negeri Para Pahlawan Sumatera Barat

Fathur Roji by Fathur Roji
11 June 2023
in Rihlah
0
Ragam Wisata di Negeri Para Pahlawan Sumatera Barat

Jakarta, Gontornews — Sumatera Barat banyak melahirkan tokoh besar yang ada di negeri ini, seperti Tuanku Imam Bonjol, Moh. Hatta, Buya Hamka, Muhammad Natsir, Agus Salim, Rasuna Said, Mahmoed Yunus, dan masih banyak tokoh besar lainnya yang merupakan inspirasi bagi bangsa Indonesia.

Selain melahirkan tokoh-tokoh hebat, Sumatera Barat juga mempunyai berbagai wisata sejarah yang layak dikunjungi bersama keluarga. Berikut tempat wisata sejarah yang ada di Sumatera Barat.

  1. Jam Gadang Bukittinggi

Jam Gadang merupakan ikon Kota Bukittinggi, Padang Sumatera Barat, bangunan ini memiliki nilai sejarah yang cukup kental dan merupakan saksi bisu proses menuju kemerdekaan Indonesia.

Sekilas Jam Gadang yang berada di Bukittinggi, Sumatera Barat ini mirip seperti menara Big Ben yang ada di Westminister, London, Inggris. Padahal tidak ada sejarah yang berkaitan dengan kedua bangunan ini.

BACA JUGA

Santri Preneur Ummul Quro Gelar Study Tour di Empat Destinasi di Jakarta

Santri Preneur Ummul Quro Jelajahi Sejarah Keuangan di Museum

Inilah 8 Kuliner Khas Bengkulu, Ada Masakan Gulai Bagar Hiu

Jalan-jalan ke Lampung, Berikut 7 Makanan Khas untuk Oleh-oleh!

Kuliner Khas Kota Lhokseumawe Kaya Gizi

Jam Gadang ini dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker yang merupakan Sekretaris atau controleur Fort De Kock pada saat itu (sekarang Kota Bukittinggi). Bangunan ini diarsiteki oleh Yazin Sutan Gigi Ameh.

  1. Istano Basa Pagaruyung

Istano Basa Pagaruyung berada di Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Bangunan ini merupakan replika dari bangunan istana kerajaan lama yang telah tiada akibat kericuhan pada abad 19 silam. Bangunan ini dibangun sebagai wujud dari harga diri rakyat Sumatera Barat.



Istana Basa Pagaruyung dulunya merupakan tempat tinggal keluarga Kerajaan Minangkabau dan sekaligus menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Minangkabau pada saat itu. Jarak tempuh dari Kota Bukittinggi lebih kurang 35 kilometer.

  1. Museum Adityawarman

Museum budaya kebanggaan warga Sumatera Barat ini terletak di jalan Diponegoro No. 10 Kelurahan Belakang Tangsi, Kota Padang. Museum ini mulai dibangun pada tahun 1974 dan diresmikan pada tanggal 16 Maret 1977. Nama Adityawarman adalah nama salah seorang Raja Malayaputra pada abad ke – 14. Museum ini memiliki julukan sebagai Taman Mini ala Sumatera Barat.

Di museum ini terdapat 6000 koleksi peninggalan sejarah yang bisa kamu temui. Diantara koleksi – koleksi tersebut terdapat pernak pernik, busana, instrumen musik, benda – benda prasejarah dan banyak yang lainnya.

  1. Tugu Gempa Padang

Padang pernah dilanda gempa bumi besar pada tahun 2009 lalu, lebih tepatnya melanda sebagian Sumatera Barat. Total lebih dari 1.000 nyawa menjadi korban atas peristiwa gempa 7,9 SR. Untuk mengenang kejadian memilukan tersebut, pemerintah mendirikan Museum Gempa dan Tugu Gempa Padang.

Tugu tersebut adalah lambang kesedihan, yang ditegaskan dengan gambar dua mata menangis. Di bawah batu marmer batu tersebut juga terdapat relief tentang kejadian tersebut. Jika Anda berkunjung, jangan lupa masuk juga ke museumnya untuk mengetahui gambaran situasi saat itu.

  1. Monumen Bung Hatta

Taman Monumen Bung Hatta Bukittinggi beralamat di Benteng Ps. Atas, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Area taman ini cukup luas. Yaitu, membentang di sepanjang Jl. Jam Gadang dan melebar ke arah bawah, sampai pertigaan Jl. H. Agus Salim.

Di taman ini terdapat bukit kecil dengan patung Bung Hatta pada bagian puncaknya. Patung perunggu dengan peci dan kacamata khas Bung Hatta ini, tampak berdiri tegap dengan kepala sedikit merunduk dan tangan terangkat ke atas. Seulas senyum terukir di wajahnya, seakan hendak menyapa ramah para pengunjung yang berlalu-lalang.

Selain peci dan kacamata, model baju dan celana pada patung tersebut juga sama persis seperti aslinya. Pada bagian bawah patung, kamu dapat menemukan plat logam di atas keramik hitam yang bertuliskan “Taman Monumen Bung Hatta Bukittinggi”. Logam pada keramik hitam ini merupakan gambaran kegigihan tekad Bung Hatta dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

  1. Gunung Pangilun

Gunung Pangilun sebagai lokasi wisata sejarah baru di Kota Bengkoang. Karena di sana banyak peninggalan sejarah penjajahan Belanda maupun Jepang. Setidaknya di Gunung Pangilun ada puluhan lobang yang dijadikan tempat persembunyian atau lokasi peletakan meriam oleh pasukan Jepang pada masa penjajahan itu.

Sayangnya, keadaan lobang yang ada di lokasi itu masih belum terawat dan dipenuhi dengan tumbuhan liar serta binatang liar. Pihak pemerintah setempat akan membersihkan lokasi itu dan ini akan menjadi ikon baru di Kota Padang untuk meningkatkan pariwisata.

  1. Lobang Jepang

Situs lobang Jepang berada di Bukittinggi, lubang yang lebih cocok disebut bunker ini dibangun orang Indonesia melalui kerja paksa atau romusha, untuk dijadikan pusat pertahanan tentara Jepang. Proses pengerukan tanah dimulai sejak 1944 atau 2 tahun 8 bulan, lobang sepanjang kurang lebih 6,5km ini berhasil diselesaikan. Kini setelah Indonesia merdeka, Lobang Jepang menjadi destinasi wisata favorit di Sumatra Barat.

Panjang asli lobang ini saat pertama kali ditemukan adalah 6,5km. Tetapi yang dibuka untuk publik sebagai destinasi wisata hanya 1,5km saja. Cukup banyak yang tewas saat membangun Lobang Jepang ini.

Lubang bawah tanah ini memiliki panjang sekitar 1.470m dan berjarak 40m di bawah Ngarai Sianok. Terdapat 21 terowongan di dalam bunker. Bunker tersebut dulunya digunakan untuk menyimpan amunisi, tempat tinggal, ruang pertemuan, ruang tahanan, ruang makan, dapur, ruang sidang, ruang penyiksaan, ruang mata-mata, ruang penyergapan, dan lubang-lubang kecil untuk melarikan diri.

  1. Kota Tua di Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan ini tak kalah populer dengan jembatan Ampera, bernama jembatan Siti Nurbaya. Jembatan ini membentang di atas Muara Batang Arau yang menghubungkan antara Taman Siti Nurbaya dan Kota Tua. Panjangnya memang hanya 156 meter, tetapi kisahnya begitu melegenda.

Kabarnya tempat ini lokasi pemakaman dari sosok Siti Nurbaya yang sangat populer di dunia sastra Indonesia. Tetapi Anda mungkin akan lebih suka dengan pemandangannya, karena dari sini bisa melihat Kota Tua dari atas jembatan. [Fath]

 

 

 

 

Tags: Istana Pagaruyungjam gadangSiti Nurbaya
Share17Tweet11Send
Previous Post

Kontingen TMI Al-Amien Prenduan Sabet 3 Kejuaraan MQK Jawa Timur

Next Post

Masjid Tuo Kayu Jao, Cagar Budaya Sumbar

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

0
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

0
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

0
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

18 October 2026
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

18 October 2026
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

18 October 2026
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

18 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

18 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result