10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 23 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Wawancara

Ramadhan, Revolusi Diri dan Keshalihan Sosial

Al-Ustadz H Ahmad Suharto MPd, Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 Mantingan, Ngawi

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
19 April 2020
in Wawancara
0
foto: facebook

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang berkah bagi umat Islam di dunia. Bagaimana tidak, secara ekonomi, bulan Ramadhan menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat di dunia.

Bagi umat Islam, Ramadhan bukan saja berkah dalam ekonomi, tapi lebih dari pada itu, merupakan momentum untuk merevolusi diri dari seorang Muslim-Mu’min menjadi seorang Muttaqin-Mukhlishin.

“Keshalihan ritual yang didapatkan seorang individu pastilah berdampak pada keshalihan sosial seseorang,” kata Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 Mantingan, Ngawi, Ustadz Ahmad Suharto, kepada Majalah Gontor.

“Dalam Islam, ada kewajiban-kewajiban yang sifatnya individual dan juga sosial. Banyak tugas agama yang tidak mungkin ditunaikan tanpa berjamaah,” imbuhnya.

BACA JUGA

Belajar Jadi Pengusaha Teladan dan Bermanfaat bagi Umat

Abad Kedua Gontor Dimulai Hari Ini!

Titik Terang Kembalikan Lunturnya Adab dalam Dunia Pendidikan  

Kembali ke Fitrah: Apa yang Berubah Setelah Ramadhan?

Ekopesantren: Gagasan Merancang Pesantren Ramah Lingkungan

Berangkat dari hal itu, wartawan Majalah Gontor, Mohamad Deny Irawan, berkesempatan mewawancarai pria kelahiran Balun Saudagaran, Blora, Cepu, 30 Oktober 1965, itu terkait keutamaan dan cara terbaik seorang Muslim menyikapi bulan Ramadhan. Berikut kutipan wawancaranya:

 Bagaimana seharusnya seorang Muslim menyambut datangnya bulan Ramadhan?

Seorang Muslim yang memahami keutamaan bulan Ramadhan pasti akan gembira, penuh suka cita dan antusias dalam menyambut kehadiran bulan Ramadhan. Dia tidak ingin melewatkan momentum menggapai rahmah, maghfirah serta ‘itqun minannar melalui ibadah Ramadhan. Bahkan dia akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyongsong kehadiran Ramadhan bak sambutan seorang yang mengetahui kedatangan tamu mulia nan terhormat ke rumahnya. Sudah tentu, dia akan menyiapkan segala sesuatu untuk menghormati tamunya tersebut.

Di antara persiapan diri dalam menyongsong Ramadhan yaitu dengan melunasi hutang puasa tahun lalu jika ada tanggungan, memperbarui tobat dan istighfar dengan penyesalan yang tulus atas semua dosa dan perilaku tercela, mempersiapkan kesehatan badan agar kuat menunaikan ibadah puasa, mempersiapkan dana untuk banyak berinfaq dan bershadaqah, mempelajari fiqih puasa dan hal terkait lainnya agar puasa kita lebih berkualitas karena didasari ilmu yang nyata.

Perbaikan ibadah sudah tentu menjadi tema umum dalam bulan Ramadhan. Cukupkah demikian?

Tentu saja tidak. Perlu diketahui bahwa ibadah ibarat akar bagi pohon iman kita. Bila akarnya sehat dan kuat menghujam ke dasar tanah, pertumbuhan batang, cabang, ranting, daun hingga buah pohon akan tertopang.

Ramadhan adalah momentum untuk merevolusi diri, proses bermetamorfose dari ulat menjadi kupu-kupu, dari Muslim-Mu’min menjadi Muttaqin-Mukhlishin. Maka demi memaksimalkan manfaat Ramadhan hendaknya kita meningkatkan diri dari semua aspek baik dari segi akidah, syariah maupun akhlak. Akidah kita tingkatkan dengan kajian-kajian keilmuan agar segala macam syubhat dan keraguan hilang. Syariah dikuatkan karena akan menjadi jalan dan cara hidup kita, baik berupa ibadah maupun muamalah, demikian pula akhlak kita kepada Allah, sesama manusia, alam semesta dan diri kita sendiri.

Sebuah hadis menyampaikan bahwa bulan Ramadhan terbagi menjadi tiga waktu: 10 hari pertama rahmat (rahmah), kedua ampunan (maghfirah), dan ketiga terbebas dari api neraka (‘itqun minannār). Tapi, masyarakat memplesetkannya menjadi: 10 hari pertama di masjid, 10 hari kedua di pusat perbelanjaan, dan 10 hari ketiga di perjalanan. Pendapat Anda?

Hal itu merupakan fenomena jamak yang kita temukan di masyarakat, kita bisa memahami karena memang budaya dan kultur yang menjadi mainstream kehidupan mereka. Maka kita mesti mempunyai strategi untuk menyongsong Ramadhan, seperti yang diajarkan Nabi. Bulan Rajab mulia mempersiapkan diri dengan memperbanyak puasa, baca al-Qur’an, ibadah malam dan lain-lainnya, bulan Sya’ban semua aspek ditingkatkan, baik ibadah, amal shalih maupun keilmuan dan keimanan, sehingga pada bulan Ramadhan kita sudah benar-benar on fire, dan tidak gamang lagi berpuasa dengan rangkaian ibadah ramadhaniyah-nya, bahkan semakin ke belakang akan semakin mencapai puncak kondisi spiritual kita, terutama pada sepuluh hari yang terakhir. Itulah yang dilakukan Nabi dan para sahabat, beri’tikaf penuh pada sepuluh hari terakhir hingga menggapai lailatul qadar.

Apa yang perlu dibenahi seseorang di bulan Ramadhan?

Hablun minallah dan hablun minnnas, hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia. Jika hubungan dengan Allah dilakukan melalui pintu keimanan dan ibadah, maka hubungan dengan manusia dapat dilakukan dengan berbagai bentuk amal shalih yang memberikan manfaat kepada sesama.

Bagaimana ‘cara’ bulan Ramadhan merevolusi seseorang?

Puasa melatih seseorang agar dapat mengendalikan diri. Orang yang kuat yaitu orang yang mampu mengusai dan mengendalikan nafsunya untuk ketaatan dan kebaikan. Puasa membiasakan muraqabatullah, yaitu kondisi seorang hamba yang selalu merasakan kehadiran Allah. Muraqabatullah mendorong seseorang untuk selalu berbuat yang terbaik di hadapan Allah, sekaligus menghindari hal negatif karena malu dengan Allah. Puasa juga merombak kebiasaan buruk dan negatif menjadi baik dan positif. Contoh, kebiasaan bangun di waktu sahur, menghadiri shalat berjamaah lima waktu, berpuasa, memperbanyak tadarus al-Qur’an, menghadiri majelis taklim, hingga memperbanyak infaq dan shadaqah. Efeknya, seseorang akan menjadi pribadi yang produktif dan efektif dalam hidupnya.

Apakah refleksi bulan Ramadhan hanya bersifat individual?

Seharusnya tidak. Sebagai makhluk sosial, seseorang manusia pasti berinteraksi dengan orang lain dan tidak bisa hidup sendirian. Keshalihan ritual yang didapatkan seorang individu pastilah berdampak pada keshalihan sosial seseorang. Dalam Islam, ada kewajiban-kewajiban yang sifatnya individual dan juga sosial. Banyak tugas agama yang tidak mungkin kita tunaikan tanpa dilaksanakan secara berjamaah.

Fakta di masyarakat, bulan Ramadhan meningkatkan transaksi penjualan, jumlah penonton televisi hingga iklan di media cetak maupun elektronik. Pendapat Anda?

Itu bagian dari keberkahan di bulan Ramadhan. Ramadhan tidak identik dengan kemalasan dan kelesuan. Justru Ramadhan merupakan bulan produktivitas. Banyak kemenangan umat Islam diraih pada bulan Ramadhan, seperti perang Badar, Fathu Makkah hingga kemerdekaan Indonesia. Efek domino dari aktivitas Ramadhan juga menggerakkan sektor ekonomi, industri dan lain-lainnya.

Sebaiknya, umat diarahkan agar produktivitas yang mereka lakukan tidak mubadzir dan sia-sia, apalagi untuk berfoya-foya atau hura-hura. Bazar-bazar sembako yang diadakan haruslah dilakukan demi membantu fakir miskin. Sembako berharga murah sekaligus diniatkan shadaqah. Acara televisi dan konten internet juga harus diperbanyak dengan kajian keislaman, kegiatan keagamaan, social, dan keilmuan.

Masyarakat juga cenderung melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadhan. Apa pendapat Anda?

Ramadhan merupakan keutamaan dan umrah juga keutamaan. Jika dua keutamaan ini bisa dipadukan maka nilai keutamaannya akan berkali lipat. Kita perlu mengapresiasi mereka yang semangat untuk berumrah di bulan Ramadhan. Namun, kita juga berharap agar mereka tidak bersikap egoistis yang hanya membelanjakan hartanya untuk ibadah bersifat individual saja. Semoga mereka juga bersemangat untuk mengentaskan kemiskinan, menyantuni anak-anak yatim dan terlantar, serta memajukan lembaga-lembaga pendidikan Islam.

Apakah ada kegiatan yang ringan dan produktif di bulan Ramadhan?

Ada dan sangat banyak serta variatif. Kegiatan produktif yang bisa kita lakukan selama Ramadhan yaitu: introspeksi diri (muhasabah nafsi) untuk meningkatkan diri di tahun-tahun selanjutnya, memperbanyak khataman al-Qur’an, mengkhatamkan al-Qur’an minimal sekali sebulan, syukur bisa tiga kali, lima kali atau enam kali. Mempelajari arti (tarjamah) al-Qur’an komplit, memelihara shalat berjamaah lima waktu, rawatib (qabliyah dan ba’diyah), shalat dhuha di pagi hari dan tarawih di malam hari, menghidupkan malam dengan tilawah dan shalat malam (qiyamullail), shadaqah setiap hari, terutama memberi makan untuk buka puasa, membagikan mushaf al Qur’an kepada jamaah dan jenis-jenis shadaqah yang manfaatnya terus mengalir, silaturrahim dengan orangtua dan kerabat dekat, membaca buku-buku agama dan pengetahuan, menulis artikel dan buku, i’tikaf, memperbanyak wirid, dzikir dan doa.

Apa pesan Anda kepada umat Muslim di bulan Ramadhan?

Mari kita syukuri karunia dan nikmat Allah yang dianugerahkan kepada kita berupa bulan Ramadan ini dengan memanfaatkan setiap detiknya untuk melipatgandakan kebaikan. Anggaplah Ramadhan kali ini seolah-olah Ramadhan terakhir bagi kita, karena tidak ada jaminan kalau kita masih akan bertemu dengan Ramadhan berikutnya. Jangan sampai Ramadhan datang dan pergi namun tidak ada bekas kebaikan yang tertinggal dalam diri kita; iman tidak bertambah kuat, ibadah tidak bertambah semangat, amal shalih tidak meningkat, sifat dan perilaku masih seperti dulu. Hal itu sangat disayangkan.

Mari berdoa agar kita dipertemukan dengan Ramadhan, dan kemudian bermujahadah untuk memanfaatkan secara maksimal dengan berbagai ibadah dan amal shalih. Semoga Allah menerima semua kebaikan kita, mengampuni kesalahan dan dosa-dosa kita, serta memasukkan kita ke dalam surga-Nya. Aamiin. []

Tags: GontorKeshalihan sosial
Share101Tweet63Send
Previous Post

Dubes Indonesia untuk Azerbaijan: Santri Dididik untuk menjadi Diplomat

Next Post

Pandemi Covid-19 Tembus 2.403.839 Kasus, Mulai Mereda di Sejumlah Negara

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result