pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 17 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Tadabbur Tafsir

Refleksi Maulid Nabi: Kerahmatan Misi Kerasulan Nabi Muhammad SAW

Oleh H Muhammad Badrun Syahir MA, Guru senior Pondok Modern Darussalam Gontor  

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
25 October 2022
in Tafsir
0
Foto: ayosemarang.com

وَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَٰلَمِينَ 

“Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS al-Anbiya: 107)

Pengantar

Ada yang menarik ketika diksi rahmatan lil alamin disematkan kepada kata Islam, yang kemudian terbentuk ungkapan “Islam rahmatan lil alamin”. Pertama, tidak ada teks yang menunjukkan bahwa Islam, sebagai sebuah agama, adalah rahmatan lil alamin.

BACA JUGA

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Teguhkan Adab (Akhlak) untuk Masa Depan Pendidikan

Penegakan Hukum yang Adil: Wujudkan Keamanan dan Harmoni

Kedua, teks atau ayat yang secara jelas menyebutkan diksi rahmatan lil alamin itu disematkan untuk misi kerasulan nabi Muhamamad SAW, bukan ajaran atau agama yang dibawa dalam misinya itu.

Misi diutusnya Nabi Muhammad sebagai rasulullah; utusan Allah memang disebutkan beberapa kali di dalam Al Qur’an. Namun hampir semuanya bermuara pada misi membawa berita gembira bahwa bagi mereka yang beriman akan mendapatkan kebaikan dan keselamatan dunia akhirat, mereka yang beriman akan mendapatkan surga, mereka yang taat dan beriman akan mendapatkan pahala dan surga. Dan membawa peringatan bahwa mereka yang menentang dan tidak beriman akan mendapatkan balasan di dunia dan akhirat, mereka yang mendustakan dan mengingkari akan dimasukkan ke dalam neraka.

Bertepatan dengan bulan kelahiran Rasulullah Muhammad SAW (Rabiul Awwal) sudah sepantasnya renungan kembali mengenai keimanan dan ketaatan atas seruan Rasulullah SAW dilakukan oleh siapa pun dari umatnya. Sebagai upaya muhasabah.

Kelahiran dan Isyarat Kerasulan

Sebagai nabi dan utusan terakhir Allah kepada umat manusia kelahiran dan kehadiran nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa besar yang ditunggu-tunggu. Hal itu karena berita kelahiran tersebut sudah termaktub dalam kitab suci terdahulu, baik Taurat maupun Injil. Maka tidak aneh jika sejak masa kelahirannya -bahkan di masa kehamilan ibunda Aminah- banyak peristiwa menarik dan kejadian luar biasa yang mengiringi.

Di antara peristiwa itu adalah mimpi yang terjadi atas diri ibunda Rasulullah SAW, Aminah. Dalam sebuah mimpinya beliau melihat adanya cahaya memancar dari diri beliau yang menerangi seantero wilayah Syam. Dan ternyata mimpi itu akhirnya terjadi pada saat melahirkan Nabi Muhammad SAW, sebagaimana disaksikan oleh Ummu Utsman bin ‘Ash dan Ummu Abdurrahman bin Auf.

Dalam sebuah kesaksian lain Fatimah binti Abdullah menyebutkan; “Saya tidak melihat di sekitar rumah tempat kelahiran Rasulullah SAW kecuali keberadaan cahaya yang memancar … terang!”

Yang sangat menarik peristiwa runtuhnya simbol-simbol kemusyrikan yang ada pada masa itu. Mulai dari robohnya tiang-tiang istana raja Kisra Romawi, meredupnya (ada yang menceritakan padamnya) api suci kaum Majusi dan Zoroaster di Persia, mengeringnya air danau Sawa yang disucikan, sampai robohnya sejumlah patung dan berhala yang ada di sekitar Ka’bah. Ini semua, sebagaimana disimpulkan oleh para ulama, mengisyaratkan bahwa pemujaan dan penghambaan kepada selain Allah salah. Kelahiran Nabi Muhammad merupakan misi terakhir kerasulan para utusan Allah. Dan, ajaran tauhid merupakan hakikat dari rahmat dari Allah SWT.

Kerahmatan dalam Kerasulan Nabi Muhammad SAW

Tidak kurang dari 12 ayat dalam Al-Qur’an telah menyebutkan hakikat misi kerasulan Nabi Muhammad SAW. Hampir semuanya menegaskan bahwa sesuai dengan basyariyah (kemanusiaan) beliau, misi kerasulannya sebagai pembawa ‘berita gembira’ (atas pahala keimanan dan ketaatan kepada Rasulullah), dan pemberi ‘peringatan’ (atas balasan dan hukuman dari keingkaran kemaksiatan kepada Rasulullah SAW). Tugasmu hanya menyampaikan; … fainnama alaika al balagh.

Dalam sejumlah ayat, Allah SWT menegaskan; ma ala al rasuli illa al balagh; kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan. Hanya ada 1 ayat yang secara jelas dan tegas mengisyaratkan bahwa misi kerasulan Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi semesta alam.

Rahmat secara sederhana dapat diartikan sebagai karunia atau anugerah. Yaitu pemberian yang berharga dari yang lebih tinggi kedudukannya kepada yang lebih rendah. Oleh karena itu, tepat sekali jika kemudian kerasulan Nabi Muhammad SAW ditegaskan sebagai rahmat dari Allah kepada seluruh alam semesta; jin, malaikat, manusia, dan alam.

Para mufassir menjelaskan makna rahmat dalam konteks kerasulan Nabi Muhammad SAW dengan penjelasan yang berbeda-beda, tidak sama.

Meskipun cenderung serupa. Sebab hampir semua mufassir memaknai kata rahmat dengan arti yang mengandung sikap aktif dan atau sifat dinamis. Tidak sebaliknya; pasif, dan pengertian yang cenderung statis.

Dalam Tafsir Al Muyassar, sejumlah mufassir sepakat bahwa kerasulan Nabi Muhammad SAW untuk seluruh umat manusia. Maka barangsiapa beriman dan mengikuti ajarannya maka dia akan selamat dan bahagia.

Dan barangsiapa tidak mau beriman maka dia akan rugi dan menyesal. Menurut Imam Al Baghawy bagi mereka yang beriman maka dia akan mendapat kasih sayang Allah (berupa apa pun) di dunia dan akhirat. Adapun bagi mereka yang tidak (mau) beriman maka kerahmatan yang terkandung dalam kerasulan Nabi Muhammad SAW berupa penundaan adzab dan deformasi atas mereka, serta tidak diberantasnya mereka secara serta merta.

Sementara itu dalam kitab al Mukhtashar fi al Tafsir dijelaskan bahwa kerahmatan dari kerasulan Nabi Muhammad SAW merupakan kepedulian tingkat tinggi beliau kepada umatnya agar mendapatkan hidayah (petunjuk) dari Allah, dan keselamatan mereka dari adzab-Nya.

Yang jelas, sebagaimana ditegaskan oleh Sayyed Tantawi dalam kitabnya al Tafsir al Wasit, bahwa diutusnya Nabi Muhammad SAW dengan membawa ajaran agama Islam yang sempurna itu agar menjadi rahmat (sebagai karunia; anugerah) bagi alam semesta: jin dan manusia. Yaitu bahwa dengan mengikuti (baca; beriman dan taat kepada) Rasulullah SAW; mematuhi perintah dan menjauhi larangan-Nya niscaya akan bahagia di dunia dan akhirat. Sedangkan apabila mengingkari dan mendustakan maka sejatinya dia akan kehilangan kesempatan menikmati anugerah dan rahmat tersebut.

Ibaratnya, kata Tantawi seraya mengutip ungkapan Zamakhsyari, Allah SWT telah memancarkan air dari sumbernya untuk kepentingan umat manusia. Maka mereka yang mau mengambil bagian untuk mengairi Sawah dan kebunnya, memberi minum binatang piaraannya, dan memenuhi kebutuhannya dia akan beruntung.

Sedangkan mereka yang enggan mengambil bagian maka dia akan rugi dan menyesal. Demikian juga halnya dengan kerasulan Nabi Muhammad SAW. Sejatinya ia rahmat; karunia dari Allah SQT. Namun kerahmatannya tidak dapat dinikmati dengan sempurna kecuali oleh mereka yang menyambut dan menerima seruannya. Apalagi bagi mereka yang menolak dan berpaling, maka dia akan kehilangan kesempatan menikmati rahmat itu.

Penutup

Kesalahan yang terjadi dalam pemakaian diksi rahmatan lil alamin sejatinya lebih karena kesalahan setting pemikiran dalam penafsiran. Yaitu mendahulukan pemahaman kontekstual sebelum mencermati (baca: memahami) teks. Sehingga misi kerasulan atau keberadaan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan dan Nabi Allah terakhir, yang sejatinya itu rahmat yang dimaksud, justru tidak dipahami secara proporsional. Akibatnya, Islam yang sejatinya agama yang memang harus menjadi keyakinan dan jalan hidup dianggap sebagai rahmat; karunia.

Dari pemaparan singkat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa kerahmatan misi kerasulan Nabi Muhammad SAW, selain terletak pada sikap penerimaan umat terhadap seruan dan dakwahnya, juga terdapat pada sikap Rasulullah SAW yang sangat peduli kepada kondisi umatnya. Beliau sangat khawatir jika umatnya tidak mendapat hidayah (petunjuk) dari Allah, dan kemudian mendapatkan adzab.

Di samping itu kerahmatan tersebut juga terletak pada kasih sayang Allah yang tidak segera mengadzab mereka yang tidak beriman, dan tidak serta merta memberantas mereka. Wallahu a’lam. []

Tags: Maulid Nabi
Share37Tweet23Send
Previous Post

Sukses Cetak Alumni Angkatan Ketujuh, Rasa Syukur Penuhi Acara Wisuda STKQ Al Hikam

Next Post

Din Syamsuddin di Roma: Saatnya Umat Lintas Agama Bekerjasama Membangun Peradaban Baru Pasca-Pandemi

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

0
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

0
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

0
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

0
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

0
Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

17 September 2026
Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

17 September 2026
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

17 September 2026
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

17 September 2026
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result