Ponorogo, Gontornews– Selain kiprah untuk Dunia Pendidikan, Gontor pun ikut andil dalam ranah kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya pembangunan Rumah Sakit Islam Darussalam (RSID) Gontor 2014 silam, merupakan salah satu cita-cita untuk menyambut acara perayaan 1 Abad Gontor. RSID ini berdiri di bawah naungan PT Yasfin diketuai oleh Ustadz Suwito Jemari dan Ustadz Sabar.
“Pembangunan infrastruktur RSID ini ditargetkan selesai di tahun 2022 dan dapat beroperasi secara resmi di tahun 2023,” papar Ustadz Farhan selaku Staf Kesehatan Pondok, Sabtu (14/9).
Gontor memberanikan diri membangun RSID ini dikarenakan faktor kecilnya kuantitas rumah sakit yang ada di Ponorogo. Namun, poin utama pembangunan RSID hanyalah untuk membesarkan hati santri seperti pesan yang selalu di sampaikan oleh Kiai Hasan Abdullah Sahal, pimpinan Pondok Modern Gontor. Tetapi sejatinya Gontor tetaplah lembaga pendidikan, RSID ini hadir merupakan niat Gontor dalam memperbaiki kesehatan santri dan masyarakat.
“ Apapun yang dibangun di pondok Gontor hanyalah untuk membesarkan hati santri,” jelas Kiai Hasan.
RSID mengupayakan untuk standarisai masuk pada level tingkat nasional, dengan tersedianya 5 poli klinik dan 1 perawat 1 kasur. Sistem komputerisasi dikisarkan menelan dana 1 Milyar dan 50% alat-alat medis akan dibiayai oleh bank sebagai dana hibah. Dokternya akan mengambil dokter muslim yang terbaik dari seluruh Indonesia, jelas Farhan ketika diwawancarai peserta pelatihan jurnalistik Gontornews.com.
“Kualitas ketenagakerjaan akan menerapkan sistem kekeluargaan dengan menanamkan nilai-nilai Gontor,” papar Farhan. [Balqysh Hajanah/GP 2]























