Moskow, Gontornews — Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Kamis memanggil duta besar Jerman untuk mengumumkan pengusiran dua diplomatnya. Itu terjadi seminggu setelah dua pejabat Rusia diminta meninggalkan Jerman sehubungan dengan pembunuhan mantan komandan Chechnya di Berlin.
“Sebagai tindakan pembalasan, pihak Rusia telah memutuskan untuk mendeklarasikan dua karyawan kedutaan Jerman di Rusia ‘persona non grata’,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dw.com.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan langkah itu “tidak dapat dibenarkan.”
Koresponden DW Moskow Emily Sherwin mencatat bahwa dibandingkan dengan percobaan pembunuhan mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal di Inggris pada tahun 2018, di mana masing-masing negara mengusir 23 diplomat, “kedua belah pihak sedang menginjak dengan hati-hati.”
Duta Besar Jerman Geza von Geyr mengatakan dia “mengakui dengan menyesal” keputusan Kremlin untuk “menyatakan dua karyawan kedutaan Jerman di Moskwa persona non grata.”
Dia menambahkan bahwa kedua diplomat tersebut “memiliki integritas penuh dan tidak melakukan kesalahan apa pun yang patut disalahkan.”
Berbicara setelah pengusiran, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, itu adalah tindakan pembalasan “yang tidak dapat dihindari” setelah Jerman pekan lalu mengusir dua diplomat Rusia. Â Dia menyatakan langkah itu tidak akan mempengaruhi hubungan kedua negara.
Pada hari Senin, Vladimir Putin mengatakan Moskow siap membantu penyelidikan pembunuhan dan “melakukan segalanya untuk membantu rekan-rekan Jerman kami.” Putin juga membantah ada “krisis” diplomatik antara kedua negara. [RM]























