Moskow, Gontornews — Rusia mengaku sejumlah kapalnya yang menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak (drone) di Pelabuhan Sevastopol di Semenanjung Krimea merupakan bagian dari kesepakatan ekspor gandum yang ditengahi PBB, yang akan berakhir bulan depan.
Dikatakan kapal-kapal itu bukan kapal kargo tetapi kapal-kapal yang terlibat dalam mengamankan transportasi yang memungkinkan gandum diekspor dengan aman dari Ukraina.
“Harus ditekankan bahwa kapal-kapal Armada Laut Hitam yang diserang teroris terlibat dalam memastikan keamanan ‘koridor gandum’ sebagai bagian dari inisiatif internasional untuk mengekspor produk pertanian dari pelabuhan Ukraina,” kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, seorang jurnalis veteran media pemerintah Rusia tewas dalam kecelakaan di lapangan tembak di Krimea yang dicaplok Moskow, kata kelompok media pemerintah Rusia Rossiya Segodnya.
Svetlana Babayeva “meninggal karena kecelakaan” saat berlatih menembak pada hari Jumat, kata lembaga-lembaga Rusia mengutip outlet media tersebut.
Babayeva adalah kepala biro Krimea untuk outlet berita yang didukung Kremlin. Selama karirnya yang panjang dengan media pro-Kremlin, pria berusia 50 tahun itu juga telah ditempatkan di Inggris dan Amerika Serikat.[]






















