Riyadh, Gontornews — Pengadilan Arab Saudi menghukum mati empat orang karena diduga memiliki hubungan dengan musuh bebuyutan Kerajaan, Iran.
Media pemerintah melaporkan pada hari Kamis (7/6), keempatnya bersalah karena berkonspirasi untuk membunuh “tokoh-tokoh terkemuka” di negara Teluk yang didominasi Sunni itu.
“Pengadilan pidana telah menjatuhkan hukuman mati kepada empat teroris karena membentuk sel bagi Iran,” kata televisi al-Ekhbariya.
“Para teroris dilatih di kamp-kamp di Iran dan berencana untuk membunuh tokoh-tokoh terkemuka,” tambahnya sebagaimana dikutip Aljazeera.
Menurut al-Ekhbariya, empat “peserta pelatihan” melakukan perjalanan ke Iran melalui kantor pariwisata dan menerima pelatihan dari Korps Garda Revolusioner Islam Iran.
Arab Saudi merupakan salah satu negara yang memiliki salah satu tingkat eksekusi tertinggi di dunia. Sejak tahun 2014 sudah ada sekitar 600 orang tewas dieksekusi. Pelanggaran yang dapat dihukum mati meliputi terorisme, pemerkosaan, perampokan bersenjata, dan perdagangan narkoba.
Ketegangan meningkat antara Saudi dan Iran pada 2016 menyusul eksekusi terhadap ulama Syiah, Nimr al-Nimr, bersama 46 orang lainnya karena mendukung “terorisme”.
Kematian Nimr memicu protes di sejumlah negara, termasuk Iran – di mana para demonstran masuk ke kedutaan Saudi dan memicu kebakaran, yang menyebabkan Riyadh memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran. [Rusdiono Mukri]





















