pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Monday, 24 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Setan dan Binatang Tidak LGBT

Oleh Ahmad Sastra, Forum Doktor Islam Indonesia

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
26 November 2018
in Kolom
0
Narasi Radikalisme Kampus dan Dosen Reaksi Kekuasaan Demokrasi Paranoid dan Anti Kritik

Jika merujuk kepada sejarah datangnya berbagai musibah seperti gempa bumi, gunung meletus, dan badai, maka salah satu penyebabnya adalah perilaku LGBT yang sekarang makin marak. Dari banyak azab Allah yang ditimpakan kepada manusia zaman dahulu adalah hujan batu kepada para pelaku LGBT pada zaman Nabi Luth.

Perilaku dosa dan menjijikkan homoseksual yang dilakukan oleh kaum Nabi Luth adalah perbuatan dosa pertama sejak zaman Nabi Adam. Sebelumnya belum pernah ada perbuatan homoseksual. Sebab perbuatan keji, nista dan munkar homoseksual sangat dilaknat oleh Allah [QS Al A’raf : 80-84].

Mereka bahkan menolak seruan dakwah Nabi Luth agar hanya menyembah Allah dan meninggalkan perilaku homoseksual. Maka Allah menurunkan bagi mereka azab yang tidak pernah terlintas dalam benak yakni hujan batu. Azab pedih kepada perilaku homoseksual semestinya juga menjadi pelajaran bagi manusia hari ini.

Karena itu jika hari ini banyak terjadi musibah kepada manusia, maka sesungguhnya ini adalah pengulangan sejarah agar manusia kembali kepada Allah dan meninggalkan perilaku menyimpang. Salah satunya adalah berkembangnya perilaku menjijikkan LGBT akhir-akhir ini.

BACA JUGA

Mengubah Hafalan Menjadi Pembelajaran Bermakna

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Lima Agenda Konkret Bogor Kota Pelajar 2034

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Sebagaimana umat Nabi Nuh yang menantang azab Allah dan menolak dakwah Islam, kaum Nabi Luthpun dengan sombong menantang azab dari Allah.

…….datangkanlah kepada kami azab Allah, jika engkau termasuk orang-orang yang benar. [QS Al Ankabut : 29].

Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit kepada penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik [QS Al Ankabut : 34].

Maka ketika keputusan Kami datang, Kami menjungkirbalikkan negeri kaum Luth, dan Kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah-tanah yang terbakar, yang diberi tanda oleh Tuhanmu. Dan siksaan itu tiadalah jauh dari dari orang yang zalim [QS Hud : 83].

Maksud ayat diatas adalah bahwa hukuman itu adalah jenis hukuman bagi orang-orang yang berbuat hal yang serupa dengan perbuatan mereka. Ayat diatas digunakan oleh para ulama bahwa hukuman bagi pelaku homoseksual adalah dirajam sampai mati, baik pelakunya telah menikah maupun belum. Pendapat ini telah disepakati oleh Iman Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, dan sebagian besar ulama lainnya [Imam Ibnu Katsir, Khososul Anbiyaa]

Perilaku LGBT atau homoseksual selain merupakan perbuatan menjijikkan dan dosa, juga merupakan perbuatan yang bisa memusnahkan ras manusia. Sebab perbuatan homoseksual bertentangan dengan tujuan pernikahan untuk melanjutkan keturunan manusia.

Padahal yang namanya binatang yang tak berakal tidak pernah melakukan perbuatan homoseksual. Melalui perkawinan antara jantan dan betina, para binatang berkembang biak. Sekotor-kotornya binatang babi, dia tidak LGBT, malah anak-anak babi biasanya berjumlah banyak.

Bukan hanya itu, bahkan setan yang merupakan makhuk durjana penghuni neraka dan musuh terbesar manusia berimanpun tidak LGBT atau homoseksual. Dalam banyak keterangan dalil, setan berkembang biak dengan banyak keturunan. Dalam surat Al Kahfi ayat 50 disebutkan bahwa jin itu memiliki keturunan.

Mujahid berkata, Iblis kawin, berkembang biak dan punya keturunan. Jin itu melahirkan langsung sembilan dalam satu kali melahirkan. Bahkan setiap hari iblis mengeluarkan sepuluh telur dan dari setiap telur itu keluar 70 setan laki dan perempuan.

Meski terkait bagaimana setan dan iblis melakukan perkawinan adalah perdebatan, namun bahwa setan berkembang biak banyak keterangan yang bisa dirujuk. Artinya setan itu tidak melakukan homoseksual. Babi yang menjijikkan dan setan yang jahatpun tidak melakukan LGBT, ini inti pesannya.

Sementara manusia yang diberikan akal dan kecerdasan melebihi makhluk Allah lainnya justru banyak yang terjerumus kepada perbuatan menjijikkan yang tidak dilakukan oleh setan dan binatang. Pantaslah jika Allah murka kepada kaum Nabi Luth pelaku homoseksual dengan mendatangkan hujan batu berapi untuk membinasakan mereka.

Dan hari ini, seluruh perilaku maksiat yang dilakukan kaum-kaum terdahulu telah terjadi. Adalah akhir zaman, dimana kiamat semakin dekat, alam tidak lagi bersahabat. Segala kemaksiatan semakin merajalela. Kaum LGBT makin sombong dan tidak mau bertobat, maka sama saja mereka sedang mengundang kemurkaan Allah.

Ideologi demokrasi sekuler adalah biang kerok kebebasan perilaku manusia. Atas nama HAM, seluruh ekspresi maksiat diberikan ruang. Bahkan di Amerika kaum homoseksual diberikan perlindungan hukum. Dasar demokrasi setan.

Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu agar berbuat jahat dan keji dan mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah [QS Al Baqarah : 169].

Dan orang beriman itu berkata, Wahai kaumku, sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti kehancuran golongan yang bersekutu, (yakni) seperti kebiasaan kaum Nuh, β€˜Ad, Tsamud dan orang-orang yang datang setelah mereka, padahal Allah tidak menghendaki kezoliman terhadap hamba-hambaNya. [QS Al Mukmin : 30].

Tags: BinatangLGBTSetan
Share134Tweet84Send
Previous Post

Festival Beasiswa Nusantara Banyak Diminati Pelajar

Next Post

Turki Sambut Pertukaran Tahanan di Suriah

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Alumni Gontor Raih β€˜Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih β€˜Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

20 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

23 August 2026
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

0
Gubernur Lemhannas Siap Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Siap Jadi Pembicara GIHES 2026

0
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

0
Pelantikan Pengurus IKPM Cirebon Kuatkan Kontribusi Alumni Gontor

Pelantikan Pengurus IKPM Cirebon Kuatkan Kontribusi Alumni Gontor

0
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

0
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Gubernur Lemhannas Siap Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Siap Jadi Pembicara GIHES 2026

23 August 2026
Pelantikan Pengurus IKPM Cirebon Kuatkan Kontribusi Alumni Gontor

Pelantikan Pengurus IKPM Cirebon Kuatkan Kontribusi Alumni Gontor

23 August 2026
Dilema β€œFahimtum” dan β€œFahimna”: Guru yang Lalai dan Murid yang Terzalimi

Mengubah Hafalan Menjadi Pembelajaran Bermakna

23 August 2026
Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

23 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result