Shanghai, Gontornews – Setelah meluluhlantahkan Luzon dan beberapa daerah di Filipina, Topan Mangkhut terus bergerak ke Utara. Kini, Hongkong dan sejumlah wilayah di Tiongkok juga mengalami hempasan topan Mangkhut yang memiliki kekuatan 200 km/jam, Ahad (16/9) dini hari waktu setempat. Meski demikian, aktifitas pasar keuangan dan kantor di Hongkong telah kembali beroperasi seperti biasanya.
Sebagian wilayah Hong Kong dan Makau mengalami banjir akibat terjangan gelombang tinggi meski otoritas setempat tidak melaporkan adanya korban jiwa akibat musibah tersebut.
Badan Metorologi Tiongkok (The China Meteorogical Administration/CMA), sebagaimana dilansir Reuters, mengungkapkan bahwa Topan yang dijuluki raja badai tersebut telah menyapu sebagian besar daerah di Provinsi Guangxi, Tiongkok, Ahad pukul 6 pagi waktu setempat. CMA memprediksi topan Mangkhut akan tiba di wilayah Guizhou, Chongqing dan Yunnan pada hari Senin (17/9).
“Badai kemarin sangat kuat. Bahkan untuk seorang dengan pemilik berat badan seperti saya. Saya hampir saja tertiup oleh angin dan itu membuat saya takut,” kata pria berusia 70 tahun bernama Fung kepada Reuters.
Akibat bencana tersebut, beberapa layanan transportasi di Yunnan dinonaktifkan. Sedangkan pihak penerbangan domestik maupun internasional tetap beroperasi setelah sempat ditutup pada hari Ahad lalu. [Mohamad Deny Irawan]






















