pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 20 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Dunia

Siapakah Fathullah Gulen?

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
17 July 2016
in Dunia
0

Setelah berhasil menggagalkan kudeta militer, Presiden Turki Erdogan dan PM Binali Yildirim secara khusus minta AS mengekstradisi Fathullah Gulen. Tokoh oposan anti Partai AKP yang memilih hidup di Pennsylvania, AS, per 1999 — tak lama pasca kudeta milter terhadap Pemerintahan Erbakan (Partai Refah) tahun 1998– itu diduga kuat sebagai dalang kudeta oleh sempalan militer dua hari lalu.

Siapakah Fathulah Gulen? Fathullah Gulen lahir di Erzurum, Turki pada tahun 1941. Memulai karier keagamaannya sebagai imam yang memberikan ceramah agama sejak tahun 1966. Menggunakan gerakan atau Jamaah Nursi di tahun 1970-an untuk mendapatkan popularitas, kekuasaan, dan kekayaan. Ia kemudian menyimpang dari ajaran Said Nursi dan mulai mengembangkan sendiri gerakan dan jaringannya sendiri yang didukung oleh militer dan pemerintahan yang kemalis dan sekularis.

Menurut Dr Sitaresmi S Soekanto, MPsiT dalam tulisan di dkawatuna.com, Gulen men’support’ kudeta militer yang dipimpin Jendral Kenan Evren pada tahun 1980, sebagai imbalan pembiayaan yang diberikan oleh pemerintahan militer untuk jaringan surat kabar miliknya yakni “Zaman” yang merupakan surat kabar dengan oplah / tiras terbesar di Turki saat itu.

Gulen bertemu dengan Paus John Paul II pada tahun 1998 dan mulai mengembangkan Dialog Toleransi dan aliansi dengan Katolik. Memulai gerakan pelayanan (Hizmet) ke masyarakat dan bekerja sama dengan gereja-gereja Katolik. Gulen juga memberikan gambaran yang ‘keliru’ tentang kelompok dan gerakannya tersebut kepada para pengusaha Turki agar terus mendapatkan donasi bagi sekolah-sekolah yang dimilikinya di seluruh dunia yang diklaim olehnya menyebarkan dan memperkenalkan bahasa dan budaya Turki ke seluruh dunia.

BACA JUGA

Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

BAZNAS Bersama Jamiyah Singapore Jajaki Sinergi Pemberdayaan Berbasis Kopi Mustahik

BAZNAS dan UNISSA Brunei Darussalam Bangun Kolaborasi Riset Zakat

Wikipedia.com memaparkan, Gulen telah mendirikan lebih dari 3000 sekolah di seluruh dunia terutama di negeri-negeri muslim untuk membantu pendanaan pemimpin-pemimpin sekuler dengan bantuan Paus dan pengusaha-pengusaha zionis di Turki. Lembaga pelayanan (Hizmet) Gulen memiliki hubungan dengan Israel dan lobi Zionis di AS dan mendirikan 129 sekolah di AS dengan pendapatan setahun lebih 400 juta dolar AS. Mengembangkan jaringan yang loyal kepadanya dan jaringannya di seluruh sistem internal Turki (Lembaga dan Kementerian Pendidikan, Kehakiman, Polisi dan Legislatif) namun selama ini tidak sukses untuk menginfiltrasi militer Turki.

Sementara menurut Omer Faruk Korkmaz, mantan penasihat PM Ahmed Davutoglu, Gulen pernah mendukung pemerintahan AKP dan Erdogan karena berharap dia bisa mengooptasi AKP dan berharap dapat memperbesar kemampuan pengendaliannya di berbagai level pemerintahan Turki. Konflik antara Fethullah Gulen dengan Recep Tayyip Erdogan dimulai ketika Erdogan mulai memperlihatkan sikap anti Israel. Sebagian orang berpendapat bahwa Gulen mendapat pesan dari Zionis untuk mengontrol sikap dan pernyataan Erdogan terhadap Israel. Bahkan (Omar) ketika berada di Chicago pernah menemukan bukti tertulis bahwa Amerika Serikat (AS) memanfaatkan Gulen untuk melawan gerakan Islam.

Gulen bahkan mendirikan sekolah-sekolah di Pakistan dan Bangladesh untuk menolong pemerintah kedua negara tersebut. Bahkan pemerintahan Bangladesh memberikan wakaf tanah yang sangat besar bagi aktivitas gerakan Gulen.

Di Turki, media miliknya mendukung hukuman para pemimpin Jamaat Islami berbeda dengan Presiden Gul saat itu dan PM Erdogan yang menekan Bangladesh agar tidak memberikan hukuman finansial. Kemudian jaringan media miliknya menuduh bahwa Gul dan Erdogan melakukan intervensi dalam persoalan dalam negeri Bangladesh. Gulen, menurut Wikipedia, juga dekat dengan sekte Syiah Alevi dan komunitas Calvinisme di Turki.

Dukungan Erdogan terhadap Gaza dan memberikan kritikan tajam pada tindakan Israel di Gaza. Namun kritik tajamnya tersebut memperoleh dukungan yang luar biasa besar dari para pemuda yang Islamis. Israel menjadi sangat tidak senang dengan retorika Erdogan tersebut. Maka Israel kemudian menekan Gulen untuk menghentikan Erdogan dengan menggunakan program TV “Sixty Minutes” dan kemudian Koran New York Times meng‘ekspose’ kekayaan dan keuntungan dari sekolah-sekolah dan bisnis-bisnis yang dimilikinya di AS dan mereka mengancam akan menghentikan semua keuntungan tersebut jika Gulen tidak berhasil menghentikan Erdogan.

Gulen pun mencoba mengubah interpretasi ayat-ayat Al-Quran dan Hadits. Dalam perkumpulan para Zionis ia meralat bahwa selama ini ia telah salah paham tentang ayat-ayat dalam al Quran, yakni bahwa ternyata menurutnya orang-orang Yahudi dan Nasrani juga dapat masuk surga. Ia pun memanfaatkan Thomas Michel (mantan sekretaris Paus) membawanya ke Turki dan negara-negara lainnya. Michel yang kemudian mulai menulis dan mengajarkan bahwa boleh jadi Al-Quran salah dalam memahami Trinitas dan bahwa kesalahpahaman tersebut masuk ke dalam Al-Quran melalui orang-orang Arab Badui yang buta huruf.

Pendidikan Erdogan dari madrasah Imam Hatip sehingga ia memahami Al-Quran dan sangat tidak suka dengan distorsi dan penyimpangan pemahaman yang dilakukan oleh Gulen. Dan basis pendukungannya lebih tidak menyukai Gulen dan memaksa Erdogan agar bersikap tegas terhadap Gulen. Namun sementara itu Gulen menggunakan kekuatan polisi yang loyal kepada mereka untuk menyadap dan mencatat aktivitas Erdogan, Gul dan Kepala Angkatan Bersenjata Turki. Erdogan mengklaim bahwa Gulen kemudian melaporkan hal tersebut ke intelijen Israel dan media Barat.

Erdogan menyadari bahwa keterlibatan Fethullah Gulen adalah juga dalam upaya menggulingkan pemerintahannya. Fethullah Gulen memobilisasi jaringannya di internal negara Turki untuk melawan Erdogan seperti pada tahun 2013 kasus demonstrasi Gezi Park dan gerakan-gerakan sipil lainnya, namun tidak berhasil. Gerakan penggulingan tersebut tidak berhasil karena Gulen justru mengekspose dirinya sebagai pengkhianat agama dengan menyatakan bahwa orang Yahudi dan Nasrani juga masuk surga dan mengembangkan perasaan anti Arab di kalangan pengikutnya.

Ia menampakkan kecemasannya atas anak-anak Israel namun tidak pernah mengeluarkan sedikipun pernyataan tentang anak-anak Palestina. Gulen menyatakan bahwa korban atau syuhada Mavi Marmara harusnya meminta izin lebih dulu kepada pemerintahan Israel ketika akan membawa bantuan ke Gaza. Pernyataannya tersebut membuatnya sangat tidak popular di luar kelompoknya.

Gulen juga menyadap telepon-telepon lawan-lawan politiknya dengan menggunakan jaringannya di internal kepolisian. Erdogan memutuskan untuk menantang jaringan ini dan menghapus keberadaannya di seluruh permukaan. Sementara Erdogan memerangi kelompok Gulen ini, pemerintahan Erdogan menemukan kenyataan bahwa siapapun yang menentang upaya Gulen ‘memelintir’ atau memutarbalikkan ayat-ayat Al-Quran akan berhadapan dengan pengadilan dengan tuduhan dan bukti palsu yang akan diadakan oleh para polisi dan peradilan yang dikuasai oleh jaringan Gulen lalu akan dikenal tuduhan Taliban dsb.

Maka Erdogan memilih jalan berdialog dan berkompromi dengan Gulen Erdogan kemudian berhasil menyingkirkan sebagian besar jaringan Gulen di internal pemerintahan, institusi negara dan badan-badan pelayanan publik. Pemerintahan Turki mengambil langkah luar biasa dengan membatalkan / memblokir paspor Fethullah Gulen dan melaporkan dia ke Interpol untuk mengekstradisi Gulen. Kelompok2 Zionis men’support’ Gulen karena jaringan Gulen sangat berguna untuk memberikan informasi berupa rahasia negara Turki ke kelompok-kelompok Zionis dan pemerintahan-pemerintahan.

Sitaresmi menambahkan, pendapatan dari jaringan sekolah dan bisnis serta donasi di seluruh jaringan sekolah dan organisasi milik Gulen diperkirakan asetnya mencapai 30 milyar US dolar. Hampir seluruh jaringan usaha bisnisnya (Bank-bank, Surat-surat kabar dan stasiun-stasiun TV) kini berada di bawah penyelidikan pihak yang berwenang di Turki dan mulai terlihat tanda-tanda ‘collapse”. Di samping itu Turki juga membatalkan paspor hijau milik Gulen (paspor ini memungkinkan seseorang memasuki berbagai negara tanpa visa). Pengadilan Turki juga memutuskan agar AS mengekstradisi Gulen dari AS. Tinggal bagaimana kemudian Zionis berusaha menyelamatkannya.[Dedi Junaedi, dari berbagai sumber]

Tags: Anti AKPCalvinismeErdoganFathullah GulenliberalSyiah AleviZionis
Share52Tweet33Send
Previous Post

Koperasi Wujudkan Ekonomi Kerakyatan

Next Post

Inilah Skenario Kudeta Turki yang Gagal

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

0
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

0
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

0
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

0
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

17 September 2026
Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

17 September 2026
Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

17 September 2026
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

17 September 2026
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result