Amsterdam, Gontornews — Polisi Amsterdam mengatakan mereka menangkap seorang tersangka yang menyandera di Apple Store, Amsterdam, pada Selasa (22/2) malam. Polisi menambahkan bahwa sandera selamat.
“Kami berhasil mengakhiri situasi dengan menabrak penyandera dengan mobil ketika dia berlari keluar,” kata polisi di Twitter.
Polisi menambahkan bahwa pria itu dirawat karena cedera serius.
Tersangka membawa pistol dan senapan otomatis. Dia melepaskan setidaknya empat tembakan ketika polisi tiba sekitar pukul 6 sore waktu setempat, kata kepala polisi Amsterdam Frank Pauw dalam konferensi pers pada hari Rabu (23/2) dikutip dw.com.
Situasi tidak berakhir sampai sekitar lima jam kemudian, ketika sandera melarikan diri dari gedung ketika robot polisi mengantarkan air ke pintu toko atas permintaan tersangka, menurut laporan media Belanda.
Rekaman menunjukkan tersangka ditabrak mobil di luar Apple Store saat dia berlari mengejar sandera yang melarikan diri.
“Sandera memainkan peran heroik dengan memaksa terobosan,” kata Pauw. “Kalau tidak, ini bisa jadi malam yang panjang.”
Sandera, yang sekarang aman, dilaporkan seorang pria Inggris berusia 44 tahun.
Polisi mengatakan lusinan orang telah terperangkap di dalam gedung ketika kebuntuan dimulai, tetapi dibebaskan sebelum situasi berakhir.
Penyiar publik Belanda NOS sebelumnya melaporkan bahwa situasi penyanderaan dimulai dengan dugaan perampokan.
Tetapi Pauw mengatakan tersangka (27), telah menghubungi polisi selama penyanderaan dan menuntut uang tebusan sebesar €200 juta ($226 juta) dalam mata uang kripto dan jalan keluar yang aman dari gedung.
Leidseplein, alun-alun pusat kota yang sibuk, lokasi Apple Store berada, telah dibersihkan dan ditutup, dan sebuah helikopter telah terbang di atas selama berjam-jam. Polisi meminta maaf atas kebisingan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh penduduk di daerah tersebut. []





















