Kairo, Gontornews — Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan bahwa dua pulau di Laut Merah yaitu Pulau Tiran dan Sanafir adalah milik Arab Saudi dan Mesir, dan keduanya sudah memeliharanya sejak lama.
Dalam pidato selama dua jam tentang kebijakan di hadapan anggota parlemen, menteri dan editor senior di istana presiden Rabu (13/4), El-Sisi mengatakan, “Mesir tidak menjual tanahnya kepada siapa pun dan tidak mengambil tanah siapa pun.”
Para pejabat Mesir mengonfirmasi bahwa Tiran dan Sanafir milik Arab Saudi, namun ada di bawah kendali Mesir karena pendiri Kerajaan Saudi meminta Mesir pada tahun 1950 untuk melindungi mereka.
Fakta ini, kata El-Sisi, diakui oleh mantan Presiden Hosni Mubarak pada tahun 1990. El-Sisi menyarankan untuk terus bekerjasama dengan negara itu. “Orang-orang jahat telah berkonspirasi, mereka terus bekerja, dan masih bekerja,” katanya.
“Kami tidak menjual tanah kami kepada siapa pun, dan kami tidak mengambil hak siapa pun. Mengapa Mesir lebih curiga satu sama lain daripada orang di negara lain?” demikian El-Sisi saat berbicara pada konferensi pers dengan wartawan Mesir pada hari Minggu,
Menteri Luar Negeri Adel Al-Jubeir mengatakan Arab Saudi memiliki dokumen untuk membuktikan tentang kedua pulau itu. Al-Jubeir menolak laporan bahwa pernah ada sengketa antara Kairo dan Riyadh atas kepemilikan pulau-pulau itu. (Fathur)





















