Mataram, Gontornews–Sebelum Lombok menjadi wilayah yang berpenduduk Muslim dengan julukan kota seribu masjid, ternyata dahulu penduduknya beragama Hindu dan animisme. Hal ini dibuktikan dengan bekas peninggalan sejarah berupa Taman Narmada.
Taman Narmada terletak di Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat atau sekitar 10 kilometer sebelah timur Mataram.
Taman Narmada menjadi saksi bisu bagaimana kaum Muslimin bertoleransi dan menjaga tempat bersejarah yang dibangun pada tahun 1727 oleh Anak Agung Gde Ngurah, Kerajaan Karangasem, Bali pada saat di Lombok.
Dulu, taman dengan luas dua hektar ini sebagai tempat peristirahatan raja dan pemujaan. Hal ini dibuktkan dengan adanya pura yang masih ada.
Taman Narmada memiliki kolam yang dijadikan tempat pemandian raja. Selain kolam, di dalam Taman Narmada juga terdapat Bale Loji dan Bale Terang. Di tempat inilah para raja menginap ketika di Taman Narmada.
Selain Bale Loji dan Bale Terang juga ada Bale Pawedayan sebagai perpustakaan, tempat membaca keluarga raja di waktu senggang.
Bagi para wisatawan Muslim yang berkunjung ke sini, tempat ini sangat bagus sebagai tempat mempelajari sejarah, cara toleransi dan memelihara bangunan sejarah. Hal ini dikarenakan masih bagusnya pemeliharaan Taman Narmada. [Fathurroji]


















