Bekasi, Gontornews — Euforia memasuki bulan Ramadhan telah kental terasa di segenap komunitas Muslim termasuk alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2005. Panitia angkatan Nahyazeefa D’Mayla ini terbukti tak mau ketinggalan menggandeng sejumlah narasumber untuk beragam kegiatan inspiratif dan inovatif menyambut Ramadhan nan suci.
Di antara kegiatan yang telah berlangsung yaitu Tarhib Ramadhan: Bedah Tuntas Fiqih Puasa bersama Ustadzah Widyastuti SPd. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (22/2/2025) malam tersebut digelar secara online lewat Whatsapp Grup Nahyez 2005.
Membahas serangkaian permasalahan dan perdebatan ulama terkait puasa, seperti hukum puasa wanita yang istihadhah, membayar puasa wanita hamil, menyusui, dan nifas, hukum sisa makanan di gigi saat puasa, menelan dahak dan infus, mimisan atau darah dari gigi saat puasa, dan masih banyak lagi. Semuanya tentu menambah wawasan ilmu agama para peserta dan mengurangi sekelumit pertanyaan sehari-hari seputar puasa.
Kepada Gontornews.com, Ustadzah Widy juga menambahkan, “Penggunaan obat sariawan saat puasa, ulama berpendapat apabila obat itu hanya sampai di bibir saja, maka tidak batal puasanya.” Tetapi, sambung Muslimah asal Bekasi tersebut, apabila ada makanan yang keluar dari tenggorokan, maka dijelaskan dalam Kitab Mausu’ah Al-Fiqiyyah Al-Kuwaitiyyah bahwa puasanya batal karena sudah ada makanan yang keluar dari perut.
Selain acara Tarhib Ramadhan di atas, panitia juga sudah mengumumkan kegiatan, Lomba Inspirasi Menu Ramadhan dengan membuat menu sahur, berbuka, dan takjil sehat untuk satu hari disertai foto atau video pendek. Periode pengumpulan foto menu masakan sejak 24 Februari sampai 6 Maret 2025 melalui Instagram atau Facebook Nahyez. [Edithya Miranti]





















