Jakarta, Gontornews — Kabar baik bagi pemirsa Gontornews.com yang sedang mencari beasiswa! Pemerintah Azerbaijan saat ini sedang membuka tawaran beasiswa penuh bagi warga negara anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC) atau Organisasi Kerjasama Islam (OKI) termasuk warga negara Indonesia yang ingin belajar di Azerbaijan.
Beasiswa yang ditawarkan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Azerbaijan lewat skema Program Hibah Pendidikan untuk Warga Negara Anggota OKI ini dibuka dalam berbagai jenjang studi: beasiswa kuliah, beasiswa S1, beasiswa S2, beasiswa S3, beasiswa kedokteran, hingga program residensi.
Per tahun 40 kursi beasiswa disediakan oleh Pemerintah Azerbaijan ini. Beasiswa yang diberikan antara lain biaya kuliah, tiket penerbangan internasional sekali setahun, tunjangan bulanan sebesar 800 AZN (± Rp 6,5 juta) yang mencakup biaya makan, akomodasi, biaya keperluan lainnya juga asuransi kesehatan, dan biaya pembuatan visa.
Dilansir beasiswapascasarjana.com, ada sekitar 21 universitas di Azerbaijan yang berpartisipasi dalam program beasiswa pemerintah Azerbaijan 2022 ini. Nantinya, pelamar yang lolos seleksi akan langsung dikirim oleh pihak yang diserahkan ke universitas tersebut sesuai dengan jenjang dan program studi yang dipilih. Berikut persyaratan dan dokumen yang diperlukan
Persyaratan:
1. Warganegara anggota OKI (salah satunya Indonesia)
2. Bagi pelamar S1 dan kedokteran, usia di bawah 25 tahun
3. Bagi pelamar S2 dan program residensi, usia di 30 tahun bawah
4. Bagi pelamar S3, usia di bawah 40 tahun
Dokumen
1. Menyelesaikan form pendaftaran di https://aida.mfa.gov.az/en/static/22
2. Salinan ijazah dan transkrip nilai SMA/sederajat atau universitas
3. Salinan paspor
4. Dokumen hasil pemeriksaan kesehatan umum (termasuk tes HIV/AIDS, Hepatitis B dan C)
5. CV atau resume
6. Surat motivasi
7. Bukti kemampuan bahasa Inggris (untuk jenjang S1: IELTS 5, TOEFL 40; untuk jenjang S2, S3: IELTS 5.5, TOEFL 50)
NB: Semua dokumen harus diterjemahkan kedalam bahasa Inggris dan disahkan notaris
Berbeda dengan pendaftaran lamaran umumnya, aplikasi Azerbaijan tidak dapat mengajukan aplikasi secara langsung ke Kedubes Azerbaijan namun, melalui kementerian terkait biasanya melalui Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Kemendikbud atau Kementerian Luar Negeri. Harap dikomunikasikan terlebih dahulu mengenai penerimaan berkas aplikasi beasiswa Pemerintah Azerbaijan ke lembaga tersebut.
Nantinya, dokumen aplikasi yang sudah diterima akan dinominasi atau dicalonkan secara resmi oleh lembaga terkait untuk diajukan ke Kedutaan Besar Azerbaijan di Jakarta. Setelah itu Komite Seleksi baru akan memeriksa dokumen pendaftaran dari masing-masing pelamar apakah layak menerima beasiswa atau tidak. Dokumen tersebut nantinya juga akan diajukan oleh komite seleksi ke universitas di Azerbaijan untuk pendaftaran kuliah.
Kandidat yang lolos seleksi akan diwawancara secara online via Skype. Batas pengumpulan aplikasi dilaksanakan hingga 1 April 2022. Dokumen aplikasi disediakan hingga sebelum batas waktu berakhir. Selanjutnya keputusan diterima atau tidaknya akan disampaikan pada awal Agustus 2022.
Untuk informasi lengkap tentang beasiswa ini pemirsa Gontornews dapat mengaksesnya dengan mengunjungi laman https://aida.mfa.gov.az/en/static/22 atau menghubungi Departemen Luar Negeri, Badan Pembangunan Internasional Azerbaijan / AIDA melalui :
[e] [email protected]
[t] +994 12 5969376
[w] http://mfa.gov.az
Selamat mencoba! []




















