London, Gontornews — Polisi Inggris menembak mati pria yang menikam dua orang di jalan yang sibuk di London selatan pada 3 Februari. Para pejabat Inggris menggambarkan insiden itu sebagai terorisme yang diyakini terkait dengan militan Islam.
Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sebuah alat tipuan ditemukan diikat pada tubuh pria yang tewas ditembak petugas bersenjata.
Seorang pria dirawat karena cedera yang mengancam jiwa setelah ditikam, seorang wanita menderita luka yang kurang serius dan seorang wanita lainnya terluka oleh kaca setelah seorang petugas menembakkan senjatanya, demikian pernyataan Kepolisian Metropolitan London.
Beberapa saksi mengatakan pria itu membawa parang dan seorang mengatakan dia mengenakan tabung perak di dadanya.
Cuplikan yang direkam di jalan raya di distrik Streatham, London selatan menunjukkan dua pria berpakaian preman mengarahkan senjata ke mayat di trotoar di dekatnya.
“Insiden itu dengan cepat dinyatakan sebagai insiden terorisme dan kami percaya itu terkait dengan Islam,” kata Lucy D’Orsi, wakil komisaris di Kepolisian Metropolitan London. []






















