Teheran, Gontornews — Dalam sebuah postingan di media sosial, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan, kesalahan manusia yang menyebabkan tertembaknya pesawat Ukraina disebabkan oleh petualangan AS.
Seperti diketahui, sejak AS membunuh Jenderal Qassem Soleimani, Iran membalasnya dengan melancarkan serangan ke situs-situs di Irak yang banyak menampung tentara AS.
“Penyesalan mendalam kami, permintaan maaf dan belasungkawa kepada warga kami, kepada keluarga semua korban dan kepada negara-negara yang terkena dampak lainnya,” ujar Zarif seperti dikutip Aljazeera.
Pesawat itu, dalam perjalanan ke ibukota Ukraina, Kiev, membawa 167 penumpang dan sembilan anggota awak dari beberapa negara, termasuk 82 Iran, 57 Kanada dan 11 Ukraina, ketika ditembak jatuh.
“Ini adalah langkah yang tepat bagi pemerintah Iran untuk mengakui tanggung jawab dan pengakuan itu memberi kepastian kepada keluarga korban,” kata Payman Parseyan, seorang Iran-Kanada terkemuka di Kanada barat yang kehilangan sejumlah teman dalam kecelakaan itu.
“Saya pikir penyelidikan akan mengungkapkannya apakah mereka mengakuinya atau tidak. Ini akan memberi mereka kesempatan untuk menyelamatkan muka,” katanya kepada kantor berita AP. []


















