Baghdad, Gontornews — Sebanyak tiga pengunjuk rasa tewas dalam aksi demontrasi antipemerintah di Baghdad, Jumat (22/11). Dua korban tewas akibat tertembak oleh pasukan keamanan Irak dan satu terluka akibat lemparan tabung gas air mata.
Menurut sumber keamanan dan kesehatan di Kota Baghdad, selain menewaskan tiga orang, aksi unjuk rasa juga melukai puluhan orang lainnya.
Kericuhan terjadi ketika para pengunjuk rasa yang mencoba memasuki zona hijau di Kota Baghdad Tengah, yang merupakan pusat pemerintahan Irak yang dijaga ketat oleh keamanan.
Sebelumnya, Kamis (21/11) delapan orang pengunjuk rasa juga tewas dalam aksi protes yang berlangsung sejak awal Oktober lalu.
Aksi protes dipicu oleh desakan reformasi pemilu oleh pemimpin tinggi Syiah Irak, Grand Ayatollah Ali al-Sistani.
Jumat pekan lalu, al-Sistani menyerukan politisi negara untuk mempercepat reformasi undang-undang pemilihan, yang menurutnya perubahan itu adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan kerusuhan mematikan yang telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
“Kami menegaskan pentingnya mempercepat pengesahan undang-undang pemilihan dan undang-undang komisi pemilihan karena ini menyangkut soal krisis besar yang dialami negara,” kata perwakilan al-Sistani dalam sebuah khutbah di kota suci Syiah, Karbala.
Sementara itu, Presiden Irak, Barham Salih telah berjanji untuk mengadakan pemilihan parlemen segera setelah undang-undang baru disahkan. Hal itu sebagai upaya untuk menenangkan para pengunjuk rasa, tetapi belum menguraikan jadwal waktu untuk pemungutan suara.
Aksi protes yang telah menewaskan lebih dari 300 orang dan melukai ribuan lainnya dipicu oleh kemarahan yang meluas atas tindakan korupsi, pengangguran massal dan kegagalan layanan publik.
Hampir tiga perlima dari 40 juta penduduk Irak hidup kekurangan, meskipun negara itu memiliki cadangan minyak terbesar kelima di dunia. Jutaan orang tidak memiliki akses ke layanan kesehatan, pendidikan, air bersih dan listrik yang memadai, dan sebagian besar infrastruktur negara berantakan.[Devi Lusianawati]






















