Ankara, Gontornews — Sebuah delegasi dari Turki akan melakukan perjalanan ke ibukota Rusia, Moskow, pada 23 Desember untuk membahas Suriah dan Libya, lapor Kantor Berita Anadolu.
Menurut sumber-sumber diplomatik, delegasi Turki yang dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri Sedat Önal, melakukan perjalanan ke Moskow beberapa pekan sebelum Presiden Rusia Vladimir Putin merencanakan kunjungan ke Turki pada 8 Januari 2020.
Agenda pertemuan ini diharapkan akan didominasi oleh perkembangan terbaru di Suriah dan Libya. Turki dan Rusia memiliki beberapa pandangan yang berbeda soal Suriah dan Libya.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan pada 22 Desember menyuarakan keprihatinan atas serangan Rusia yang intensif dengan pasukan rezim di wilayah barat laut Idlib. Akibatnya, lebih dari 80 ribu warga sipil telah mulai melarikan diri ke tempat-tempat dekat perbatasan Turki.
Bashar Al-Assad telah bersumpah untuk merebut kembali Idlib, benteng terakhir pasukan pemberontak di negara yang dilanda perang.
Dalam pidatonya, Erdogan, juga mengumumkan bahwa suatu delegasi akan mengunjungi Moskow pada 23 Desember. Ankara akan menentukan langkah-langkah yang akan diambil setelah pembicaraan tingkat delegasi, katanya.
“Kami melakukan segala upaya dengan Rusia untuk menghentikan serangan, dan kami akan terus melakukannya. Faktanya, kami mengirim delegasi ke Moskow,” kata Erdogan. [RM]





















