Ankara, Gontornews — Para pejabat Turki sedang berupaya menyusun rencana untuk mengurangi pembatasan akibat wabah corona. Hal ini dilakukan menyusul pernyataan Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca, baru-baru ini bahwa kasus-kasus corona mungkin akan segera mereda.
Hurriyetdailynews.com merilis, Turki dapat mencapai puncak pandemi coronavirus dalam satu pekan atau 10 hari ke depan, kata Koca pada 17 April setelah pertemuan dengan Dewan Sains.
Koca menambahkan, jumlah kasus akan mulai berkurang dalam dua atau tiga pekan ke depan.
Para pejabat menekankan bahwa beberapa pekan ke depan akan sangat penting, dengan demikian, perkembangan akan dipantau secara ketat untuk menyusun jadwal baru dalam perang melawan wabah.
Namun, pihak berwenang menyuarakan keprihatinan bahwa masih ada masalah mengenai implementasi langkah-langkah anti-virus: Orang tidak sepenuhnya mematuhi aturan jarak sosial dan melanggar jam malam.
Wabah diperkirakan akan mencapai puncaknya pada waktu yang berbeda di setiap provinsi, menurut para pejabat.
Keputusan baru apakah jam malam akan dibatasi hingga akhir pekan atau diperpanjang akan diambil setelah data baru dianalisis.
Pihak berwenang percaya bahwa Istanbul, kota terbesar di negara itu, akan segera melihat puncak kasus, sedangkan ibukota Ankara, dan İzmir, provinsi terpadat ketiga, masih jauh dari titik itu.
Dewan Sains dapat membuat rekomendasi baru mengingat perkembangan dalam beberapa pekan mendatang.
Pembatasan dapat dikurangi secara bertahap setelah Idul Fitri dan langkah-langkah khusus dapat diperkenalkan pada awal Juni. []





















