Diyarbakir, Gontornews – Turki kembali diteror. Sebuah bom mobil meledak di kantor polisi di Elazig, Turki Timur, Kamis (18/8). Akibatnya, tiga orang tewas dan lebih dari 200 terluka.
Reuters melaporkan, peristiwa itu terjadi beberapa jam setelah pengeboman serupa menewaskan tiga orang di kawasan tersebut. Sementara, menurut Hurriyet Daily News, jumlah terluka mencapai 217, termasuk polisi dan warga sipil.
Rekaman video menunjukkan asap tebal nampak di kawasan tersebut tidak lama setelah ledakan terjadi dan kerusakan parah tampak di bagian depan bangunan kantor polisi itu.
Kantor berita Turki Dogan mengatakan kelompok keras Partai Pekerja Kurdi (PKK) berada di balik serangan itu. Kelompok tersebut acap kali melancarkan serangan ke kantor polisi di Turki tenggara, yang dihuni sebagian besar suku Kurdi, dalam beberapa bulan belakangan.
Menurut stasiun penyiaran pemerintah TRI, pada Rabu (17/8) tiga orang tewas dan 40 lagi juga cedera sesudah bom mobil meledak di dekat kantor polisi di Provinsi Van di timur, dekat perbatasan Iran. Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Wilayah tenggara yang berpenduduk mayoritas suku Kurdi diguncang aksi kekerasan sejak gencatan senjata antara pemerintah dan PKK yang berumur 2,5 tahun runtuh pada Juli 2015. PKK dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa.[Dedi Junaedi]





















