Ankara, Gontornews — Turki telah mengecam Yunani, Siprus Yunani, dan Mesir atas pernyataannya tentang Mediterania timur. Ketiga negara itu telah mengecam pekerjaan seismic dan eksplorasi yang berkelanjutan oleh kapal-kapal Turki di Mediterania timur.
“Kami sama sekali menolak deklarasi yang berisi tuduhan dan klaim tak berdasar terhadap negara kami oleh Yunani, pemerintah Siprus Yunani, dan Mesir,” demikian bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri, 21 Oktober lalu.
Hurriyetdailynews.com melansir, para pemimpin ketiga negara itu telah mengadakan pertemuan rutin di Nicosia untuk membahas perkembangan regional, khususnya di Mediterania.
Saat ini Turki dan Yunani/Siprus Yunani sedang dalam persengketaan dan perselisihan yang tajam soal klaim kedaulatan wilayah negaranya.
Pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan di Nicosia mengatakan, ketiga pemimpin tersebut “mengecam pelanggaran terus menerus atas wilayah udara nasional Yunani dan perairan teritorial di Laut Aegea dan kegiatan ilegal Turki di daerah yang termasuk dalam landas kontinen Yunani, yang bertentangan dengan hukum internasional.”
Meski motif di balik pertemuan ketiga negara itu untuk meningkatkan perdamaian, stabilitas, dan kerjasama di Mediterania timur, isi komunike bersama yang menargetkan Turki mengungkapkan motivasi mereka yang sebenarnya, baca pernyataan kementerian Turki.
“Kerjasama sejati di Mediterania timur hanya dapat diwujudkan melalui pendekatan inklusif dengan melibatkan semua negara pesisir, termasuk Siprus Turki,” katanya. Negara-negara yang menyebabkan masalah di kawasan tidak dapat menjadi bagian dari solusi kecuali mereka mengubah kebijakan maksimalis dan bermusuhan mereka, tambah pernyataan itu.
“Kami akan terus bertekad melindungi hak kami dan hak warga Siprus Turki.” []





















