Ankara, Gontornews – Menteri Dalam Negeri Turki, Süleyman Soylu, mengatakan Turki telah memberikan kewarganegaraan kepada lebih dari 92.000 warga Suriah termasuk anak-anak.
“Hampir 92.280 warga Suriah, termasuk anak-anak, telah diberikan kewarganegaraan. Di antara mereka, 47.000 orang dewasa dan 45.280 anak-anak. Sebagian besar dari mereka adalah guru, insinyur, dan orang-orang yang memenuhi syarat yang dapat mencari nafkah sendiri,” kata Süleyman Soylu kepada wartawan, Jumat (2/8).
Dia menambahkan bahwa 547.000 warga Suriah saat ini tinggal di Istanbul.
“Mereka telah diberi izin untuk tinggal di Istanbul. Kami tidak mendaftarkan yang baru. Kami hanya mendaftarkan mahasiswa atau ketika mereka ingin menjalankan bisnis atau ada masalah kesehatan,” katanya dikutip hurriyetdailynews.com.
Dia menambahkan bahwa hanya 7.000 warga Suriah yang mendaftar di Istanbul karena alasan kemanusiaan sejak Januari.
Soylu mengatakan dari 72.000 migran gelap Afghanistan, 29.000 dikembalikan ke negara mereka.
Dia menyebutkan, pasukan keamanan Turki mengumpulkan 177.654 migran gelap pada Juli 2019. Tahun lalu jumlahnya 268.000 orang.
“Sebanyak 12.474 migran gelap ditahan di Istanbul antara 12-31 Juli,” kata Soylu. [RM]





















