Ankara, Gontornews — Turki pada 11 November memulai program pemulangan para pejuang ISIL asing. Seorang warga AS dideportasi di pagi hari.
Demikian pula dengan seorang warga negara Jerman dan Denmark dideportasi pada hari yang sama, kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Turki İsmail Çataklı kepada Kantor Berita Anadolu.
“Seorang warga negara AS, teroris Daesh telah dipulangkan setelah selesainya prosedur hukum,” katanya, menggunakan akronim Arab dari kelompok ISIL.
Deportasi pejuang ISIL berkebangsaan Jerman sedang berlangsung, kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa seorang anggota ISIL Denmark juga akan dipulangkan pada 11 November.
“Jadi, total tiga teroris asing akan dideportasi dari negara kita hari ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa tujuh anggota ISIL warga Jerman lainnya juga akan dideportasi pada 14 November.
Proses hukum untuk dua teroris nasional Irlandia yang ditangkap di Suriah akan segera berakhir dan mereka juga akan segera dipulangkan, tambahnya.
“Dua lagi teroris warg Jerman yang telah ditangkap di Suriah akan dideportasi pekan ini. Selain itu, proses hukum untuk 11 teroris warga Prancis yang telah ditangkap di wilayah Suriah sedang berlangsung,” tambah Çataklı. “Turki akan mengekstradisi mereka, apa pun yang terjadi,” tegasnya.
Menteri Dalam Negeri Süleyman Soylu mengatakan pada akhir pekan bahwa Turki akan mulai mengekstradisi anggota ISIL yang ditangkap pada 11 November ke negara asal mereka. [RM]






















