Ankara, Gontornews–Sebagai respon atas langkah Trump, Turki mengambil langkah untuk meningkatkan tarif untuk beberapa produk asal Amerika Serikat hingga dua kali lipat dari tarif yang ada.
Dijelaskan Menteri Perdagangan Turki, Ruhsar Pekcan, Turki melipatgandakan tarif untuk 22 produk yang diimpor dari Amerika Serikat.
“AS adalah mitra dagang utama kami tetapi bukan satu-satunya dan kami memiliki kemitraan lain dan pasar alternatif,”ungkapnya Pekcan seperti dikutip kantor berita resmi Anadolu.
Menurut Wakil Presiden Turki Fuat Oktay, peningkatan tarif pada produk tersebut merupakan timbal-balik dan pembalasan Turki atas serangan ekonomi yang disengaja dilakukan Amerika Serikat.
Terkait hal ini Juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin menambahkan, Turki tidak mendukung perang ekonomi dengan siapa pun tetapi ketika diserang akan mengambil semua langkah yang diperlukan.
Diberitakan hurriyetdailynews, keputusan Turki dalam memberlakukan tarif baru dilakukan sehari setelah Presiden Erdogan mengatakan Turki akan memboikot barang elektronik AS, mengungguli iPhone.
Dalam hal ini Erdogan menyarankan Turki akan membeli ponsel lokal atau ponsel Korea sebagai gantinya, meskipun tidak jelas bagaimana yang dimaksudkan Erdogan dalam melaksanakan boikot itu.
Menurut statistik IMF, AS adalah sumber impor terbesar keempat Turki pada 2017 dengan impor senilai $ 12 miliar. Sedangkan ekspor Turki ke AS pada 2017 mencapai $ 8,7 miliar, menjadikannya pasar ekspor kelima terbesar Turki. [Muhammad Khaerul Muttaqien]






















