Dubai, Gontornews — Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (23/1), pihaknya mencegat rudal atau serangan pesawat tak berawak di ibukotanya, Riyadh, di tengah perang melawan pemberontak Houthi di Yaman.
Pengguna media sosial memposting video tentang apa yang tampak seperti ledakan di udara di Riyadh. TV Saudi sebagaimana dirilis Arabnews.com, mengutip pihak berwenang di kerajaan yang mengakui intersepsi tersebut.
Namun Houthi tidak segera mengakui meluncurkan rudal atau drone ke Riyadh.
Houthi telah menguasai ibukota Yaman, Sana’a, sejak September 2014. Arab Saudi dan sekutunya melancarkan perang melawan mereka pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Perang telah menemui jalan buntu selama bertahun-tahun. Riyadh telah menjadi sasaran serangan rudal sporadis saat itu, sementara Houthi juga telah meluncurkan serangan rudal dan drone.
Pakar Barat, Arab Saudi dan AS mengatakan Iran telah memasok senjata, termasuk rudal balistik kepada Houthi. Namun Iran membantahnya, meskipun perangkat dalam senjata terhubung ke Teheran. []
























