pesanan-baju-kaos
35 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 20 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Lembaga

UDN Hadiri Kajian Prof Said Aqil Siroj: Sekjen Kemenag Dorong Santri Kuasai Ilmu Kebangsaan dan Melek Digital

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
2 March 2026
in Lembaga
0
UDN Hadiri Kajian Prof Said Aqil Siroj: Sekjen Kemenag Dorong Santri Kuasai Ilmu Kebangsaan dan Melek Digital

Jakarta, Gontornews – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren. Dalam rangkaian kegiatan “Takjil Pesantren, Talkshow dan Ngaji Bareng Santri” , jajaran pimpinan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta menghadiri forum diskusi strategis bertajuk “Dari Pesantren untuk Dunia: Proyeksi Santri Masa Depan” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pesantren Kementerian Agama RI di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026) sore hingga waktu berbuka.

Dalam sambutannya, Direktur Pesantren Kemenag RI, Dr Basnang Said, memaparkan data mengejutkan tentang perkembangan pesantren di Indonesia. “Saat ini tercatat hampir 43.000 pesantren dengan total santri mendekati 17 juta jiwa di seluruh Indonesia. Ini kekuatan besar yang tidak bisa diabaikan dalam pembangunan bangsa,” ujar Basnang Said di hadapan para peserta talkshow.

Dengan potensi demografi sebesar itu, lanjutnya, transformasi visi santri menjadi keniscayaan. “Di masa depan, santri tidak hanya dituntut menjadi mutafaqqih fi ad-diin (ahli ilmu agama), tetapi juga harus mampu mengisi ruang-ruang profesional strategis—menjadi dokter, teknokrat, hingga ilmuwan—tanpa menanggalkan identitas keislaman dan ke-Nusantara-annya,” tegas Basnang Said.

Acara yang berlangsung khidmat di bulan Ramadhan ini menghadirkan dua pembicara utama: Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin MA serta cendekiawan Muslim Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA.

BACA JUGA

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Delegasi Universitas Darunnajah yang hadir terdiri dari Muhammad Irfanudin Kurniawan, Fajar Suryono, dan Wisnu Bilqisty. Kehadiran mereka menjadi simbol komitmen UDN dalam menjembatani tradisi pesantren dengan pendidikan tinggi modern.

Pesan Sekjen Kemenag

Dalam pemaparannya, Sekjen Kemenag Prof Kamaruddin Amin menegaskan bahwa santri masa kini tidak cukup hanya mendalami ilmu agama (tafaqquh fiddin), tetapi juga dituntut menguasai ilmu kebangsaan dan ketatanegaraan.

“Santri masa kini jika bisa tidak hanya memiliki target tafaqquh fiddin tetapi bisa belajar ketatanegaraan juga sehingga bisa sukses di pos-pos strategis,” ujar Kamaruddin dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Lebih lanjut, Kamaruddin memaparkan lima poin penting yang harus menjadi pegangan santri dalam menghadapi tantangan global. Pertama, Tafaqquh Fiddin dan Wawasan Kebangsaan. Santri harus mendalami ilmu agama hingga ke akar, sekaligus memahami ketatanegaraan untuk membangun negeri. Pemahaman agama yang kuat harus beriringan dengan komitmen kebangsaan yang kokoh.

Kedua, Peran di Posisi Strategis. Santri masa kini didorong untuk tidak hanya menjadi kiai besar, tetapi juga mengisi pos-pos strategis di birokrasi, pendidikan, dan sektor publik lainnya. “Mereka harus mampu menjadi dokter, teknokrat, hingga ilmuwan—tanpa menanggalkan identitas keislaman dan ke-Nusantara-annya,” tegasnya.

Ketiga, Kerja Keras dan Akhlak Mulia. Kesuksesan membutuhkan kerja keras dan perjuangan, yang harus dibarengi dengan akhlak mulia sebagai landasan utama. Santri harus memiliki etos kerja tinggi namun tetap rendah hati.

Keempat, Solidaritas dan Persatuan. Penting bagi santri untuk menjaga solidaritas internal guna kepentingan bersama. Kekuatan umat terletak pada kebersamaan dan saling mendukung.

Kelima, Melek Digital. Santri diharapkan menggunakan teknologi untuk menyebarkan kebaikan dan menjadi penggerak peradaban. Di era digital, santri tidak boleh tertinggal, justru harus menjadi pelopor konten-konten positif yang mencerahkan.

Pesan-pesan ini menegaskan bahwa santri merupakan tulang punggung masa depan bangsa yang harus cerdas, shalih, dan berwawasan luas.

Tiga Pilar Karakter Santri Global

Sementara itu, Prof Said Aqil Siroj dalam pemaparannya menjabarkan tiga pilar karakter utama yang wajib dimiliki santri dan mahasiswa untuk memenangkan persaingan global. Pertama, Kecerdasan Akal (Al-Quwwatun Natiqah): Memiliki nalar kritis, analitis, cerdas, dan berwawasan luas.

Kedua, Mental Pemenang (Himmah wa Azimah): Memiliki tekad baja dan kemauan keras untuk berprestasi, terinspirasi semangat pantang menyerah dari sejarah perjuangan Islam.

Ketiga, Kearifan Spiritual (An-Nafkhatur Rabbaniyah): Mengimbangi kecerdasan intelektual dengan kebersihan hati, ketangguhan menghadapi ujian, serta steril dari sifat sombong dan dengki.

“Ketiga pilar ini harus tumbuh simultan. Jangan sampai santri cerdas secara intelektual tetapi kering spiritualitas, atau sebaliknya hanya shalih secara ritual tetapi miskin wawasan,” pesan Prof Said.

Syair Abu Thayyib

Momen paling mengharukan terjadi ketika Prof Said membacakan sebuah bait syair klasik dari kitab Ta’lim al-Muta’allim karya Syekh al-Zarnuji, yang hingga kini menjadi rujukan utama pesantren Nusantara: “Ala qadri ahlil ‘azmi ta’til ‘azaim… Wa ta’zhumu fi ‘ainish shagiri shigharuha wa tashghuru fi ‘ainil ‘azhimi al-‘azha’im” (Menurut kadar ahli cita-cita, cita-citanya akan didapati… Hal yang kecil tampak besar di mata orang bercita-cita kecil, hal yang besar tampak kecil di mata orang bercita-cita besar.)

Muhammad Irfanudin Kurniawan, dosen Universitas Darunnajah yang juga hadir sebagai peserta, mengaku termotivasi dengan pesan-pesan tersebut. Dalam refleksinya, ia menuliskan bahwa bait tersebut mengajarkan tentang relasi antara kapasitas batin seseorang dengan cara ia memandang realitas.

“Orang dengan cita-cita kecil akan melihat gunung kecil sebagai penghalang besar. Sebaliknya, orang dengan cita-cita besar mampu melihat gunung besar sebagai anak tangga. Inilah kedalaman ajaran pesantren: mereka tidak hanya mengajarkan ilmu, tapi juga membentuk cara pandang. Dan cara pandang inilah yang menentukan seberapa jauh seorang santri akan melangkah,” ujarnya.

Setelah pemaparan keilmuan dan sesi tanya jawab yang komprehensif, rangkaian acara Takjil Pesantren dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Suasana keakraban semakin terasa ketika forum berlanjut ke diskusi santai antara pimpinan perguruan tinggi dan para tokoh.

Pada momen istimewa tersebut, delegasi Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta menyerahkan cinderamata berupa buku berjudul “Manajemen Pondok Pesantren” kepada Prof Said Aqil Siroj. Penyerahan buku ini merupakan wujud apresiasi sekaligus simbol komitmen bersama dalam memajukan literasi dan tata kelola pendidikan Islam di Nusantara, khususnya pesantren.

Kembali ke Fitrah

Dalam konteks bulan suci, pesan-pesan yang digaungkan dalam forum ngaji bareng santri ini selaras dengan semangat Ramadhan sebagai titik awal reformasi diri. Irfanudin menegaskan bahwa hakikat reformasi dalam Islam yaitu tobat (kembali kepada Allah), muhasabah (introspeksi), dan kembali ke fitrah (kesucian asal).

“Allah berfirman dalam QS Ar-Ra’d ayat 11: ‘Innallāha lā yughayyiru mā biqaumin ḥattā yughayyirū mā bi’anfusihim‘ (Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri). Ramadhan merupakan madrasah perubahan. Jika kita ingin santri dan mahasiswa berubah, kita harus mulai dari visi dan cita-cita besar,” jelasnya.

Acara Takjil Pesantren, Talkshow dan Ngaji Bareng Santri ini, menurut Irfanudin, bukan sekadar ritual tahunan. Ia aktivasi jaringan. Ketika para tokoh duduk bersama para santri, asatidz, dan alumni, terjadi aliran energi dan gagasan. Cita-cita besar dipertemukan, direkatkan, lalu disebarkan kembali.

Seorang santri yang ditemui usai acara mengaku matanya berbinar. “Prof Said dan Prof Kamaruddin tadi menyampaikan pesan yang sangat menginspirasi. Saya jadi ingat cita-cita saya waktu pertama kali masuk pesantren dulu.”

Sebesar apa cita-cita kita? Apakah kita masih melihat tantangan kecil sebagai penghalang? Atau kita sudah bisa berkata bersama Abu Thayyib: hal yang besar tampak kecil di mata orang bercita-cita besar.”

Dengan semangat la’allakum tattaqūn, Universitas Darunnajah berkomitmen menjadikan Ramadhan sebagai momentum kebangkitan spiritual dan penguatan jejaring. Kegiatan Takjil Pesantren, Talkshow dan Ngaji Bareng Santri akan terus menghadirkan dialog-dialog strategis antara perguruan tinggi dan pesantren, melahirkan generasi pemimpin masa depan yang kompeten, berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan berjiwa besar. []

Tags: Kamaruddin AminSaid Aqil SirojSyair Abu ThayyibUniversitas Darunnajah
Share8Tweet5Send
Previous Post

Buka Puasa Bersama IKPM Subang Hasilkan Dua Kesepakatan Strategis

Next Post

Musa vs Fir‘aun: Strategi Ilahiah di Balik Pengulangan Tujuh Puluh Kali dalam Al-Qur’an

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

0
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

0
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

0
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

0
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

17 September 2026
Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

17 September 2026
Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

17 September 2026
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

17 September 2026
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result