Banda Aceh, Gontornews — Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (selanjutnya disebut Puslitbang Lektur) Balitbang Diklat Kemenag menjalin kerjasama dengan UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk menerbitkan al-Qur’an dengan terjemahan bahasa Aceh.
Penandatanganan MoU dilakukan Kepala Puslitbang Lektur Choirul Fuad Yusuf dan Rektor UIN Ar-Raniry Farid Wajdi Ibrahim di Ruang Sidang Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Jumat (24/3).
Seperti dirilis kemenag.go.id, Sabtu (25/3), Choirul Fuad Yusuf mengatakan, kerjasama ini diharapkan akan memudahkan proses penerjemahan dan nantinya dapat membantu masyarakat Muslim di Aceh dalam memahami al-Qur’an.
Menurutnya, setidaknya ada dua tujuan penerjemahan ini. Pertama, memberikan pelayanan bagi umat Islam dalam memahami isi al-Qur’an. Kedua, untuk konservasi budaya.
“Dengan penerjamahan ini, diharapkan bahasa Aceh dapat lestari. Selain itu, penerjemahan ini diharapkan akan memperkaya khazanah budaya Nusantara sehingga kita makin kaya dengan produk peradaban Indonesia,” ujarnya. [Rusdiono Mukri]





















