Sievierodonetsk, Gontornews — Oleksandr Stryuk, kepala administrasi kota Sievierodonetsk, mengatakan bahwa meskipun tiga jembatan di kota itu hancur karena serangan Rusia namun kota itu tidak terisolasi.
“Ada saluran komunikasi meskipun cukup rumit,” kata Stryuk kepada televisi Ukraina.
Dia mengatakan pasukan Ukraina “terus mempertahankan kota” setelah jembatan di atas Sungai Donets Siverskyi, yang menghubungkan kota itu dengan Lysychansk yang dikuasai Ukraina, dihancurkan.
“Pasukan Rusia berusaha menyerbu kota, tetapi militer (Ukraina) terus bertahan,” kata Stryuk dikutip dw.com.
Pada hari Senin, Gubernur Luhansk Serhiy Haidai mengatakan militer Rusia menghancurkan semua jembatan yang menghubungkan kota, membuat evakuasi sipil dan pengiriman bantuan kemanusiaan menjadi sulit.
Tetapi Stryuk mengatakan evakuasi masih dilakukan “setiap menit ketika ada jeda dan ada kemungkinan transportasi.”
“Tapi ini evakuasi terpisah, dilakukan satu per satu, dan setiap kemungkinan diambil,” tambahnya.[]


















