Ponorogo, Gontornews – Wacana Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) untuk mencanangkan World Class University (WCU) seb agai target utamanya disambut beragam oleh sebagian pakar perguruan tinggi.
Profesor Habib Chirzin Habib menganggap bahwa UNIDA tidak perlu menerapkan WCU karena sudah memiliki nilai sekaligus visi yang jelas. “WCU tidak perlu diterapkan UNIDA Gontor,” kata Habib Chirzin saat bericara dalam acara sarasean dan temu alumni PTD-IPD dan ISID di kampus Universitas Darussalam Gontor, Ahad (21/8).
“UNIDA Gontor memiliki semua syarat untuk menjadi perguruan tinggi terbaik di dunia,” sambungnya.
Dalam rangka peringatan ulang tahun PMDG ke-90, divisi UNIDA mengadakan reuni alumni PTD-IPD dan ISID pada 20-21 Agustus 2016 di UNIDA Gontor, Siman dengan tema ‘toward world class University’.
Tampak hadir dalam acara tersebut sejumlah guru besar alumni PTD-IPD sepert Prof Habib Chirzin (Yogyakarta), Prof Amin Abdullah (Yogyakarta, Prof Azhar Arsyad (Makassar) dan Prof Aflatun Muchtar (Palembang). Selain Habib Chrizin, Azhar Arsyad juga menyatakan hal yang serupa. Menurut mantan rektor UIN Alauddin Makassar tersebut, langkah menuju WCU dapat ditempuh dengan memenuhi 4 kriteria: 1) Keluaran yang gampang dapat kerja karena kualitas yang diakui secara internasional; 2) Dosen-dosen yang dikenal dunia karena kepakarannya; 3) Program yang diminati dan menarik secara internasional; dan 4) atmosfir akademik yang menarik semua kalangan.
Secara teknis, Azhar mendorong agar UNIDA mempertahankan 2 hal yang selama ini sudah diterapkan UNIDA: antusiasme dosen terhadap materi yang diajarkan dan proses pembelajaran yang memiliki nilai dan makna.
“Apakah UNIDA perlu menjadi WCU dalam waktu dekat tidaklah perlu dirisaukan, tapi butuh perhatian semua pihak untuk berlari cepat,” pungkasnya. [Mohamad Deny Irawan]

















